ACEH TAMIANG, - Memasuki pekan keempat atau hari ke-26 pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, keberadaan relawan masih sangat dibutuhkan untuk membersihkan lumpur di rumah warga dan di fasilitas umum seperti puskesmas dan jalan umum.Budi Azhari, relawan dari Universitas Islam Negeri Ar Raniry Banda Aceh, kepada Kompas.com, Senin , menyebutkan, lumpur masih menumpuk di jalan Desa Pulau Tiga, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang.“Untuk puskesmas sudah aktif layanan minimum. Namun untuk pulih 100 persen belum. Kita butuh relawan yang membawa alat berat untuk pembersihan lumpur,” terangnya.Baca juga: Menembus Banjir, Relawan Universitas Sunan Gresik dan Barakarsa Bawa Bantuan dan Harapan ke Aceh TamiangDia menyebutkan, untuk puskesmas, semua peralatan masih terendam lumpur. Selain itu, lumpur di rumah warga setinggi satu meter lebih belum bisa dibersihkan.“Tenda juga sangat dibutuhkan, karena rumah masih dalam pembersihan,” terangnya.Baca juga: Mobil Korban Banjir di Aceh Tamiang Diduga Dijarah, Pemprov Minta Aparat BertindakSedangkan untuk bahan pangan bantuan sudah memadai. Listrik sudah menyala walau terbatas. Butuh waktu lama dan relawan dalam jumlah besar untuk pembersihan lumpur sisa banjir.“Jika tidak ada relawan dalam jumlah besar, maka ini tidak akan bisa kita bersihkan dalam waktu sebulan ke depan,” pungkas Budi.Sebelumnya diberitakan, banjir merendam 18 kabupaten dan kota di Aceh pada 26 November 2025. Kabupaten Aceh Tamiang salah satu terparah mengalami kerusakan. Puluhan orang meninggal dunia, dan ribuan rumah hancur.
(prf/ega)
Aceh Tamiang Butuh Ribuan Relawan untuk Bersihkan Lumpur di Fasum dan Rumah Warga
2026-01-12 06:51:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:41
| 2026-01-12 06:37
| 2026-01-12 06:26
| 2026-01-12 05:50
| 2026-01-12 05:01










































