Sempat Terbangkan Sayap Pesawat, Puting Beliung di Kemang Bogor Rusak 69 Rumah

2026-02-05 09:57:55
Sempat Terbangkan Sayap Pesawat, Puting Beliung di Kemang Bogor Rusak 69 Rumah
BOGOR, - Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan usai diterjang angin puting beliung di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor bertambah.Sampai siang ini, tercatat ada 69 rumah warga yang terdampak bencana tersebut."Total di Desa Jampang ada 19 rumah dan Desa Pondok Udik 50 rumah (terdampak)," kata Camat Kemang Imam Mahmudi saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Selasa .Baca juga: Sayap Bangkai Pesawat Timpa Permukiman Warga di Kemang Bogor Imbas Puting Beliung, Total 55 Rumah RusakKerusakan yang terjadi rata-rata pada bagian atap tersapu angin dengan kategori ringan, sedang dan berat. Termasuk kerusakan karena tertimpa bagian bangkai pesawat yang terbawa angin."Kita dari kecamatan dan Pemdes melakukan peninjauan ke lokasi yang terdampak bersama BPBD, kemarin sudah assesment mengenai kerusakannya untuk kita laporkan ke Pemkab Bogor," ungkapnya.Sementara itu, Kades Pondok Udik M. Sutisna mengatakan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan pemilik dari lapak bangkai pesawat.Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Pondok Udik Bogor, 30 Rumah RusakAtas kejadian bagian bangkai pesawat yang terbang menimpa warga segera dilalukan evakuasi. Termasuk akan bertanggungjawa atas kerusakan rumah warga terdampak bagian pesawat tersebut."Mudah-mudahan hari ini penanganan bisa selesai semua ditanggung oleh pihak gudang pesawat tersebut, termasuk pembiayaan kerusakan akan ditanggung oleh beliau," ucap Sutisna.Sebelumnya, angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada Senin . Dalam kejadian ini, puluhan bangunan terdampak mengelami kerusakan.Tidak hanya itu, kencangnya angin juga membuat bagian bangkai pesawat dari sebuah lapak berhamburan. Terdapat dua titik bagian dari pesawat tersebut yang jatuh di atap rumah warga.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-05 08:42