3 Cara Mudah Hindari Tabrakan Beruntun di Jalan Tol

2026-01-14 10:51:59
3 Cara Mudah Hindari Tabrakan Beruntun di Jalan Tol
JAKARTA,  - Hindari Tabrakan Beruntun di Jalan Tol, Ini 3 Cara Mudah Kejadian tabrakan beruntun sering terjadi di jalan tol.Apalagi saat momen libur akhir tahun, di mana banyak kendaraan yang menggunakan jalan bebas hambatan tersebut.Sebenarnya, supaya tidak terlibat tabrakan beruntun caranya sangat mudah.Baca juga: Tabrakan Beruntun di Tol Layang MBZ, Ingat Aturan di Lajur KananDokumentasi Polres Ngawi RINGSEK: Mobil Toyota Avanza ringsek bagian depan setelah terlibat dalam kecelakaan beruntun di ruas Tol Ngawi-Surabaya kilometer 588, Desa Kasreman, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis .Cuma memang kebanyakan pengemudi memilih untuk tidak melakukannya, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), menjelaskan tiga cara gampang untuk mencegah terlibat tabrakan beruntun di jalan tol. "Pertama, jaga jarak aman. Enggak usah sok sundul-sundulan karena mengerem itu ada batas toleransinya," kata Sony kepada Kompas.com, belum lama ini.Jaga jarak aman paling mudah adalah pastikan mobil di depan selisih sekitar tiga detik dari pengemudi.Baca juga: Pekan Ini Ganjil Genap Jakarta Hanya Berlaku 4 HariSelain itu, sisakan jarak aman untuk mengerem.Kalau mobil depan berhenti mendadak, ada ruang untuk mengurangi kecepatan dan menghindari tabrakan. "Jika ada mobil di belakang yang mendekat, artinya dia minta dibuka jalur, berikan saja," kata Sony.Kadang ada pengemudi yang tidak suka didahului, lebih baik jangan seperti itu.Mobil dari belakang yang terlalu mepet berbahaya, ada risiko dia gagal mengerem dan akhirnya bisa menabrak. "Kedua, atur manajemen perjalanan supaya tidak perlu buru-buru di jalan," kata Sony.Kalau perjalanan sudah direncanakan, maka pola pikir pengemudi lebih mengutamakan keselamatan.DOK. Polda Metro Jaya Sebuah truk menabrak mobil Mitsubishi Pajero Sport Z di Jalan Tol Akses Pelabuhan Tanjung Priok KM 67A, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin . Berbeda kalau terburu-buru, cenderung ingin cepat sampai dan lupa untuk jaga jarak aman dengan mobil di depannya. "Ketiga, berkendara di lajur kiri dengan kecepatan yang sesuai," kata Sony.Lajur kiri yang dimaksud bukan yang paling kiri untuk angkutan barang dan bus.Tapi, pastikan juga kecepatannya sesuai, tidak lebih lambat dari truk atau bus, karena malah bisa menghambat laju lalu lintas.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-14 10:30