Sosok Pemilik WO Ayu Puspita di Mata Tetangga: Dermawan, tapi Tertutup

2026-01-12 16:00:07
Sosok Pemilik WO Ayu Puspita di Mata Tetangga: Dermawan, tapi Tertutup
JAKARTA, – Pemilik Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita di wilayah Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, dikenal sebagai sosok dermawan yang kerap membantu kegiatan warga, meski sehari-hari jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.Reputasi itu kini berbanding terbalik dengan dugaan kasus penipuan yang menjerat usahanya, membuat warga terkejut.Ketua RT 01/RW 05 Kelurahan Ceger, Azli, mengatakan pemilik WO tersebut selama ini aktif memberikan bantuan sosial untuk lingkungan.“Sosialnya cukup bagus gitu. Banyaklah membantu kegiatan, dibantu gerobak sampah, dibantu dengan nasi-nasi boks kalau ada acara gitu,” ujar Azli saat ditemui, Senin .Baca juga: Pemilik WO Cipayung Ngaku Bakal Jual Aset untuk Ganti Rugi KliennyaKendati demikian, ia menyebut pemilik WO itu terbilang tertutup dan jarang bergaul dengan warga maupun pengurus RT.“Kalau hubungan dengan warga, memang tertutup. Dengan warga enggak pernah bergaul. Bahkan saya suruh ke sini, enggak bergaul. Tapi sosialnya dan kontribusi di RT cukup bagus,” lanjutnya.Azli menambahkan, selama sekitar lima tahun tinggal di lingkungan tersebut, pemilik WO juga belum pernah menyerahkan salinan KTP kepada pengurus, meski telah diminta beberapa kali.Hal serupa disampaikan Niman (48), warga setempat. Ia mengenal pemilik WO sebagai sosok yang gemar memberi bantuan.“Baik orangnya baik kok. Suka ngasih santunan, Bu Ayu ngasih santunan anak yatim itu hampir tiap bulan ngadain santunan anak yatim,” kata Niman.Niman mengaku kaget ketika mengetahui pemilik WO itu terseret dugaan penipuan.“Makanya saya kaget denger ada masalah seperti ini kan gitu saya enggak tahu,” imbuhnya.Baca juga: Sudah Bayar DP, Calon Pengantin Cemas Usai Dugaan Penipuan WO Ayu Puspita TerungkapKasus dugaan penipuan ini mencuat setelah seorang perias pengantin mengunggah video di TikTok yang melaporkan pernikahan bermasalah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara pada Sabtu .“Jadi dia ada beberapa acara hari Sabtu itu, terus ternyata bermasalah. Katering makanannya enggak datang, cuma ada dekornya,” jelas Tamay (26), salah seorang korban, saat dihubungi Kompas.com, Minggu .Unggahan tersebut memicu banyak warganet yang mengaku sebagai korban lain. Mereka kemudian membuat grup WhatsApp untuk saling bertukar informasi. Dari diskusi itu, terungkap bahwa WO tersebut menawarkan paket pernikahan dengan promo yang sama dan menggiurkan untuk menarik pelanggan.Saat ini, pemilik WO beserta stafnya telah dibawa ke Mapolres Jakarta Utara. Para korban turut datang untuk memastikan perkembangan laporan mereka.


(prf/ega)