BCA Luncurkan Fitur Poket Rupiah di Aplikasi myBCA, Nasabah Bisa Kelola sampai 20 Kantong Tabungan

2026-02-04 19:06:48
BCA Luncurkan Fitur Poket Rupiah di Aplikasi myBCA, Nasabah Bisa Kelola sampai 20 Kantong Tabungan
JAKARTA, - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA meluncurkan Poket Rupiah di aplikasi myBCA. Fitur ini akan memudahkan nasabah membagi dan mengatur dana untuk berbagai tujuan dalam satu rekening.Executive Vice President Transaction Banking Product Development BCA Jan Hendra menjelaskan, melalui fitur ini, nasabah dapat memiliki hingga 20 kantong tabungan dalam satu rekening.Setiap kantong dapat dipersonalisasi dengan nama, pemilihan kategori, hingga target, serta setoran rutin untuk mencapai tujuan nasabah.Baca juga: Simak Jadwal Operasional Bank Mandiri, BCA, BNI, BRI, BTN, dan BSI Hari IniDengan begitu, kantong-kantong ini dapat memisahkan tabungan untuk berbagai kebutuhan yang berbeda seperti untuk dana pendidikan anak, liburan, pembelian gadget, hingga dana darurat."Poket Rupiah di myBCA menjadi salah satu inovasi yang dilakukan untuk menjawab kebutuhan nasabah akan pengaturan dana yang fleksibel, aman, dan mudah diakses dalam satu aplikasi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa .Lebih lanjut dia menambahkan, Poket Rupiah juga dirancang untuk mendukung perencanaan keuangan nasabah melalui fitur Kunci Poket.Melalui fitur ini, nasabah dapat mengunci dana pada kantong/poket tertentu agar tidak terpakai untuk kebutuhan lain, khususnya untuk tujuan tabungan jangka menengah hingga panjang.Nasabah juga dapat mengatur target dana serta periode setoran rutin secara mandiri, sehingga proses menabung menjadi lebih terarah dan konsisten."Fitur Kunci Poket dapat dibuka kapan pun tanpa penalti melalui ATM atau kantor cabang BCA," ucapnya.Baca juga: Jadwal Operasional BCA, BRI, BNI, dan Mandiri Selama Libur NataruDia memastikan, seluruh mutasi dalam Poket Rupiah tercatat dalam e-Statement yang terkonsolidasi dengan rekening induk, sehingga memudahkan nasabah memantau kondisi keuangan secara menyeluruh.Poket Rupiah dapat digunakan nasabah pemilik rekening Tahapan, Tahapan Gold, Tapres, dan Tahapan Xpresi."Seluruh transaksi bersumber dari atau ditujukan ke Poket Rupiah dilakukan melalui aplikasi myBCA, guna memastikan kontrol dan keamanan transaksi tetap optimal," tuturnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-04 17:33