Hujan Berjam-jam Picu Longsor dan Pergerakan Tanah di Cigombong Bogor, 7 Rumah Rusak

2026-01-12 09:32:54
Hujan Berjam-jam Picu Longsor dan Pergerakan Tanah di Cigombong Bogor, 7 Rumah Rusak
BOGOR, – Hujan deras disertai angin kencang memicu tanah longsor dan pergerakan tanah di wilayah Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sedikitnya tujuh rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat.Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Adam Hamdani mengatakan, rangkaian kejadian tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi yang turun sejak Rabu dan kembali terjadi pada Kamis pagi hingga sore."Curah hujan deras disertai angin menyebabkan beberapa rumah rusak, mulai dari ambruk di bagian dapur hingga rumah menjadi miring akibat pergerakan tanah," kata Adam dalam keterangannya, Kamis.Baca juga: Pascabanjir dan Longsor Tapteng Sumut, Masinton Pasaribu Larang Warga Tanam Kelapa SawitAngin kencang dilaporkan melanda Kampung Benteng RT 03/RW 06 dan Kampung Cigombong RT 01/RW 02, Desa Cigombong. Di Kampung Benteng, satu rumah milik Sopiah mengalami rusak berat setelah bagian dapur, ruang tengah, dan kamar ambruk.Sementara itu, di Kampung Cigombong, empat rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian ruang tengah dan teras depan rumah.Selain angin kencang, hujan deras juga memicu tanah longsor di Kampung Sungapan RT 15/RW 05, Desa Srogol. Longsor terjadi pada tembok penahan tanah (TPT) di bagian belakang rumah warga dan menyebabkan satu rumah mengalami rusak ringan.Adapun pergerakan tanah dilaporkan terjadi di Kampung Muara RT 03/RW 03, Desa Ciburuy. Tanah di bawah teras rumah amblas dengan lebar sekitar tiga meter dan tinggi 1,5 meter sehingga bangunan bagian depan rumah menjadi rusak dan miring.Di Kampung Muara, rumah milik Heli Kartika mengalami kerusakan ringan dan harus ditopang."Untuk pergerakan tanah, kondisinya masih berpotensi bertambah amblas karena area terdampak belum tertutup," ujar Adam.BPBD Kabupaten Bogor memastikan tidak ada korban jiwa, warga mengungsi, maupun fasilitas umum yang terdampak dalam peristiwa tersebut.Tim reaksi cepat (TRC) BPBD telah melakukan koordinasi dengan aparat setempat, assessment lapangan, serta memberikan edukasi kebencanaan dan imbauan kepada warga di lokasi terdampak.Sejumlah kebutuhan darurat seperti terpal dan karung juga telah disalurkan. Namun, hingga Kamis sore, kerusakan rumah warga masih belum diperbaiki dan memerlukan penanganan lanjutan dari dinas terkait.Adam mengimbau warga di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera berpindah ke tempat yang lebih aman apabila hujan deras disertai angin kembali terjadi.


(prf/ega)