Para Ibu Wajib Tahu, 6 Tips Mencegah Burnout di Momen Liburan

2026-01-16 04:09:54
Para Ibu Wajib Tahu, 6 Tips Mencegah Burnout di Momen Liburan
- Liburan seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat dan menikmati kebersamaan keluarga. Akan tetapi, bagi banyak ibu, momen ini justru sering menjadi periode paling melelahkan dalam setahun. Tuntutan untuk menciptakan liburan yang sempurna, mengurus kebutuhan keluarga, hingga menanggung beban mental yang tak terlihat dapat membuat ibu rentan mengalami burnout.Psikolog terdaftar sekaligus pendiri Malleable Mind, Aidan Kearney, menjelaskan bahwa label sosial seperti ibu yang hebat, kerap membentuk ekspektasi berlebihan terhadap diri sendiri. Baca juga: Menjadi Ibu Butuh Persiapan Fisik dan Mental yang UtuhSaat liburan, tekanan ini bisa terasa semakin berat dan menjadi pintu masuk menuju burnout.Agar liburan tidak berubah menjadi sumber kelelahan emosional, berikut enam tips yang bisa membantu ibu menghindari burnout selama masa liburan.Burnout sering kali muncul karena ibu terus mengisi waktu libur dengan daftar tugas baru. Konsultan burnout sekaligus pendiri Wild Spirit Leadership, Angela Philp menekankan pentingnya benar-benar mengambil jeda.“Biasanya ada sedikit jeda dari pekerjaan, jadi jangan mengisinya dengan lebih banyak hal untuk dikerjakan,” ujarnya, seperti dilansir Stylist Magazine, Senin .Menurut Philp, istirahat yang direncanakan, meski hanya sederhana, dapat membantu mengatur ulang energi mental dan emosional ibu, sekaligus mencegah burnout semakin parah.Aktivitas fisik ringan dan berada di alam terbuka terbukti menenangkan sistem saraf. Philp menyarankan ibu untuk meluangkan waktu keluar rumah setiap hari.“Pergi ke hutan, danau, pantai, atau sekadar berjalan di sekitar rumah. Alam memberi perspektif dan efek menenangkan bagi sistem saraf kita,” jelasnya. Ia menambahkan, meluangkan waktu sendiri di alam, meski hanya 30 menit, dapat membantu ibu menjauh dari tekanan dan menurunkan risiko burnout.Baca juga: Yani Panigoro Ajak Para Ibu Terus Belajar dan Percaya DiriBurnout kerap membuat ibu kehilangan koneksi dengan hal-hal yang dulu memberi kebahagiaan. Philp menyarankan ibu untuk mengingat kembali apa yang benar-benar membawa kegembiraan, baik di masa kecil maupun saat ini.“Buat daftar hal yang memberi kamu rasa bahagia, lalu masukkan setidaknya satu ke dalam rutinitas liburan,” katanya. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-16 04:48