JAKARTA, - Markas Besar (Mabes) TNI mengungkapkan telah mengantongi sejumlah nama jenderal bintang tiga calon komandan pasukan perdamaian yang akan dikirim ke Gaza.Namun, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan, penetapan komandan pasukan tersebut masih menunggu keputusan pemerintah."TNI telah menyiapkan beberapa nama kandidat, namun penetapan resmi Komandan Pasukan Pemelihara Perdamaian masih menunggu keputusan pemerintah dan PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa," kata Freddy, dikutip dari Antaranews, Selasa .Saat ditanya perihal asal matra para calon komandan pasukan tersebut, Freddy enggan menjelaskan. Dia hanya memastikan pimpinan pasukan tersebut adalah Jenderal Bintang 3 TNI."Yang jelas, komandan akan berasal dari perwira tinggi bintang tiga yang memiliki pengalaman memadai dalam operasi gabungan dan operasi multilateralisme,” ujarnya.Baca juga: Ini 4 Kriteria Wajib Komandan Pasukan Perdamaian GazaSebelumnya, Freddy mengungkapkan kriteria komandan pasukan perdamaian Gaza, yakni harus memiliki pengalaman melakukan operasi gabungan.Kriteria kedua dan ketiga adalah harus punya pengalaman penugasan internasional atau pendidikan luar negeri, dan memiliki pemahaman operasi perdamaian.“Pengalaman operasi gabungan TNI, pengalaman penugasan internasional atau pendidikan luar negeri, dan pemahaman mengenai operasi pemeliharaan perdamaian,” kata Freddy saat dikonfirmasi, Selasa.Terkait kriteria tersebut, Freddy menjelaskan, perwira tinggi (pati) bintang tiga akhirnya dipilih karena menjadi pasukan perdamaian termasuk skala operasi besar yang melibatkan tiga brigade komposit, yakni Batalyon Kesehatan (Yonkes), Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur), dan Batalyon Bantuan.Kriteria keempat, komandan pasukan perdamaian Gaza harus memiliki kemampuan diplomasi militer dan komunikasi strategis.Baca juga: TNI Tunggu Pemerintah untuk Tentukan Pimpinan Pasukan Perdamaian GazaSebab, menurut Kapuspen, tugas memimpin pasukan tersebut memiliki kompleksitas tugas yang mencakup aspek kemanusiaan, rekonstruksi, kesehatan, dan perlindungan warga, serta kebutuhan koordinasi intensif dengan PBB dan aktor internasional.Saat memimpin pasukan, jenderal bintang tiga ini akan berkedudukan sebagai Force Commander yang memimpin seluruh unsur kontingen Indonesia dalam misi kemanusiaan dan penjaga perdamaian.“Tugas utamanya meliputi, mengendalikan operasi seluruh elemen di tiga brigade komposit, mengatur koordinasi dengan PBB, negara-negara kontributor pasukan, serta otoritas setempat,” ujar Freddy.Diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan bahwa pasukan perdamaian yang hendak dikirim ke Gaza, Palestina, akan dipimpin oleh jenderal bintang tiga.Hal tersebut disampaikan Agus usai menghadiri rapat secara tertutup bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Komisi II DPR pada Selasa, 24 November 2025.
(prf/ega)
TNI Kantongi Sejumlah Kandidat Komandan Pasukan Perdamaian Gaza
2026-01-12 00:01:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 00:21
| 2026-01-11 23:42
| 2026-01-11 23:30
| 2026-01-11 23:16
| 2026-01-11 21:57










































