Sawit Luas, Taman Nasional Tesso Nilo Terancam: Habitat Gajah dan Satwa Langka Kian Sempit

2026-01-11 22:38:51
Sawit Luas, Taman Nasional Tesso Nilo Terancam: Habitat Gajah dan Satwa Langka Kian Sempit
Jakarta - Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan, Riau merupakan salah satu kawasan hutan penting di Sumatera. Kawasan ini menjadi ruang hidup bagi Gajah Sumatera serta satwa langka lainnya, seperti Harimau Sumatera, beruang madu, macan dahan, dan tapir.Namun, kondisi ekosistemnya kini berubah cukup signifikan akibat berbagai dinamika ekologis dan sosial yang berlangsung lama.AdvertisementPakar Ekologi sekaligus Ketua Kelompok Keilmuan Ekologi Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (ITB) Tati Suryati Syamsudin, menjelaskan, kerusakan habitat gajah bukanlah persoalan baru. Perubahan struktur hutan di Sumatera berlangsung perlahan dalam jangka waktu panjang, yang pada akhirnya berdampak pada pola pergerakan gajah serta cara mereka mencari makanan. Gajah membutuhkan area jelajah yang luas. Saat sumber makanan di dalam hutan mulai berkurang, hewan ini bergerak ke kawasan lain yang sering berada dekat permukiman atau lahan garapan, sehingga kemungkinan bertemu dengan manusia semakin meningkat."Selama ekosistem hutan menyediakan ruang gerak dan makanan, gajah akan tetap berada di habitat alaminya. Namun jika makanan tidak tersedia, mereka akan mencari ke daerah lain," ujar Tati, melansir laman resmi ITB www.itb.ac.id, Kamis .Sebaran Gajah Sumatera kini meluas ke berbagai kawasan, mulai dari TNTN, Aceh Utara, hingga Tangkahan dan sejumlah wilayah lain di Riau.Terbatasnya habitat membuat kelompok gajah berpindah mengikuti sumber daya yang tersedia, sehingga potensi konflik dan perubahan pola pergerakan semakin meningkat.


(prf/ega)