Bongkar Mitos Lelang Mobil: Siapa Saja Bisa Beli Mobil Bekas

2026-01-14 10:05:56
Bongkar Mitos Lelang Mobil: Siapa Saja Bisa Beli Mobil Bekas
JAKARTA, — Lelang mobil kini semakin dilirik sebagai alternatif mendapatkan kendaraan bekas dengan harga yang kompetitif.Meski begitu, ada anggapan bahwa lelang hanya diikuti pelaku usaha, seperti showroom atau pedagang mobil bekas.Padahal, masyarakat umum juga bisa ikut dan mendapatkan mobil sesuai kebutuhan.Baca juga: Potensi Puncak Arus Balik Libur Nataru Terjadi Awal JanuariDirektur Utama PT Balai Lelang Serasi (Ibid), Daddy Doxa Manurung, menjelaskan, masih banyak masyarakat yang ragu karena terpengaruh persepsi lama bahwa lelang hanya untuk kalangan tertentu./FATHAN Sentra Lelang baru Ibid di Jakarta TimurPadahal, menurutnya, prosesnya kini lebih terbuka dan mudah diakses siapa saja."Ya, dari dulu pandangan itu selalu muncul, tapi sebenarnya tidak benar. Lelang itu seharusnya bisa diikuti siapa saja. Beli satu unit pun bisa, perorangan juga bisa," kata Doxa kepada Kompas.com, Senin ."Hanya saja memang saat ini yang masih dominan adalah pembeli dari showroom, mereka membeli untuk mengisi stok kendaraan. Jadi mungkin karena itu citra tersebut masih terlihat kuat," ujarnya.Baca juga: Potensi Puncak Arus Balik Libur Nataru Terjadi Awal JanuariBalai lelang saat ini sudah memiliki sistem yang transparan dan mudah diikuti./FATHAN Sentra Lelang baru Ibid di Jakarta TimurInformasi kendaraan, kondisi unit, hingga prosedur pembelian disampaikan secara jelas.Baca juga: Sambut 2026, Ban Dunlop Usung Tagline BaruDengan pilihan unit yang beragam, harga yang bersaing, serta proses yang semakin praktis, lelang bisa menjadi solusi menarik bagi masyarakat yang ingin membeli mobil bekas.Doxa menilai citra lelang hanya diikuti pelaku usaha karena memang sampai saat ini pembeli mobil lelang ialah perorangan."Tapi sebenarnya bukan berarti tidak bisa," ujarnya."Perorangan tetap bisa ikut lelang. Hanya saja citra bahwa lelang itu untuk showroom masih kuat karena hampir 90 persen pembeli saat ini memang berasal dari showroom,” ujar Doxa.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-14 10:38