Pendaftaran Human Rights Essay Award 2026 Dibuka, Cek Syaratnya

2026-01-12 04:55:07
Pendaftaran Human Rights Essay Award 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
istimewa Poster Human Rights Essay Award 2026  - Academy on Human Rights and Humanitarian Law yang berbasis di American University Washington College of Law kembali membuka ajang kompetisi menulis esai tingkat Internasional, Human Rights Essay Award 2026.Kompetisi ini adalah ajang tahunan yang diselenggarakan oleh akademi dengan tujuan mendorong produksi artikel akademik di bidang hukum hak asasi manusia internasional.Ajang tahunan ini bertujuan untuk merangsang produksi karya ilmiah di bidang hukum hak asasi manusia internasional.Tahun ini, tema yang diangkat adalah hak untuk berdemonstrasi dalam kerangka hukum hak asasi manusia (HAM) internasional: perlindungan hukum dan tantangan ke depan.Baca juga: DPR Sarankan Riwayat Siswa Pelaku Bullying Ditampilkan, Pemerhati Pendidikan: Itu Melanggar HakPemilihan topik dilatarbelakangi oleh meningkatnya pembatasan yang tidak sah terhadap hak protes di berbagai negara dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun hak tersebut dilindungi secara universal.Secara historis, hak untuk berdemonstrasi telah menjadi alat vital dalam memastikan kemajuan sosial dan transformasi demokratis.Perlindungan hak ini tidak hanya fundamental bagi hukum HAM internasional, tetapi juga esensial untuk memastikan bahwa negara-negara tetap berkewajiban menghormati dan melindungi hak-hak individu dan kebebasan.Topik ini dapat dieksplorasi dari berbagai perspektif, termasuk regulasi domestik, undang-undang pidana, mekanisme ganti rugi, dan akar permasalahan.Baca juga: SMA Kolese Gonzaga Suarakan Hak Demokrasi Pelajar1. Memiliki gelar sarjana hukum, Juris Doctor (J.D.), Bachelor of Laws (LL.B.), atau yang setara.2. Memiliki minat hukum hak asasi manusia internasional yang terbukti dalam pengalaman.3. Memiliki fleksibilitas untuk memilih topik apa pun yang terkait dengan tema 2026.4. Esai harus berupa artikel hukum akademik yang mencantumkan sumber-sumber referensi secara tepat.DOK. MNP Ilustrasi mahasiswa Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP).


(prf/ega)