Timur Kapadze Akui Pernah Dihubungi PSSI untuk Latih Timnas Indonesia

2026-01-12 04:41:16
Timur Kapadze Akui Pernah Dihubungi PSSI untuk Latih Timnas Indonesia
- Mantan pelatih Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze, telah mengkonfirmasi bahwa ia dihubungi oleh PSSI. Cuma, sampai kini belum ada langkah konkret.Dalam pembicaraannya, tidak ada detail spesifik mengenai tawaran untuk melatih Timnas Indonesia.Timur Kapadze, yang saat ini tidak terikat kontrak setelah meninggalkan timnas Uzbekistan, dianggap sebagai salah satu kandidat potensial untuk posisi pelatih TImnas Indonesia.Belum lama ini, ia berhasil membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026, namun federasi sepak bola Uzbekistan memilih Fabio Cannavaro sebagai pelatih baru.Baca juga: Timur Kapadze Sorot Perkembangan Bagus Timnas IndonesiaSetelah mundur dari posisinya sebagai asisten pelatih di bawah Cannavaro, peluang Kapadze untuk melatih Timnas Indonesia semakin terbuka.PSSI saat ini sedang mencari pelatih baru dan menyebutkan ada lima kandidat yang sedang dipertimbangkan.Timur Kapadze mengungkapkan bahwa PSSI pernah menghubunginya dan menanyakan tentang keinginannya untuk bekerja sama dengan Indonesia."Jadi, memang pernah ada kontak dari federasi," kata Timur Kapadze, seperti yang dilaporkan oleh Youtube Kompas TV."Tetapi tidak bersifat konkret."Dalam komunikasi tersebut, ia ditanya tentang keinginannya untuk berkolaborasi, dan Kapadze menyatakan bahwa ia akan mengunjungi Indonesia terlebih dahulu.Baca juga: Timur Kapadze Blak-blakan Alasan Berpisah dengan Timnas UzbekistanSetelah kunjungan tersebut, barulah pembahasan mengenai tawaran yang lebih konkret dapat dilakukan."Karena pertanyaannya sangat umum, 'apakah ada keinginan kerja sama dengan Indonesia?""Itu aja jawabannya pun sudah sesuai," ungkapnya./Firzie A. Idris Pelatih Uzbeksitan, Timur Kapadze, membantu jalannya drawing ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis .Kapadze juga menambahkan bahwa kunjungannya ke Indonesia bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang atmosfer sepak bola di negara tersebut."Jadi kemungkinan ada, tapi kalau kunjungan ini, seperti Profesor tadi bilang, itu kunjungan untuk belajar travel, jadi lebih tahu suasana," jelasnya."Jadi ini kan kalau langsung ada undangan, ini kan bisa diperhatikan, tapi sekarang fokusnya, jadwalnya sudah jelas bahwa kita sekarang belajar dulu," tutupnya.


(prf/ega)