Indofarma PHK 413 Karyawan, Sempat Hanya Sisakan 3 Pekerja

2026-01-12 13:57:50
Indofarma PHK 413 Karyawan, Sempat Hanya Sisakan 3 Pekerja
TANGERANG, – Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Dony Oskaria menjelaskan kondisi terkini PT Indofarma Tbk (INAF) setelah pemutusan hubungan kerja terhadap 413 karyawan.Menurut Dony, pengurangan karyawan itu bukan pemecatan, melainkan bagian dari restrukturisasi bisnis.“Sebenarnya kan bukan PHK ya, tetapi kita menawarkan offering untuk penyehatan itu, tapi sebagian kita rekrut kembali,” ujarnya saat ditemui di Garuda Sentra Operasi, Tangerang, Banten, Kamis .Baca juga: Pabrik Bulu Mata PHK Massal, Nasib 1.500 Buruh Terkatung-katungSebanyak 413 karyawan Indofarma terkena PHK pada 15 September 2025, menyisakan hanya tiga orang. Namun pada akhir bulan yang sama, perusahaan kembali merekrut 18 karyawan baru.Dony menjelaskan, Danantara tengah mengubah struktur bisnis Indofarma. Salah satunya melalui konsolidasi dengan PT Kimia Farma Tbk (KAEF).Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi pemerintah memperkuat industri kesehatan nasional.“Intinya, pemerintah di Danantara tidak mungkin melakukan sesuatu yang tidak proper. Makanya mereka happy semua. Ini bagian dari proses turn around," kata Dony.Baca juga: Derita Pencari Kerja Jakarta yang Kena PHK di Atas Usia 30Ia menegaskan, Danantara tidak akan terus menyuntik dana ke BUMN bermasalah. Dukungan modal hanya diberikan untuk perusahaan dengan prospek bisnis jelas.Menurut dia, Indofarma masih punya peluang tumbuh seiring transformasi yang sedang berjalan."Kalau perusahaannya tidak masuk dalam profile sehat, kan percuma dikasih uang itu dari bisnis yang enggak ada. Jadi kita mesti logic. Kan uang rakyat, nanti kita ingin bagi-bagi, kalau enggak ketemu, ya bahaya, kan. Nah, ini kita hitung di Indofarma juga begitu. Nanti Indofarma-nya akan bergabung dengan Kimia Farma," ujar Dony.


(prf/ega)