Promo Nataru Pertamina: Ada Diskon BBM hingga Cashback Bright Gas

2026-01-12 19:31:40
Promo Nataru Pertamina: Ada Diskon BBM hingga Cashback Bright Gas
JAKARTA, – Pertamina Patra Niaga menyiapkan berbagai promo melalui aplikasi MyPertamina selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Promo tersebut mencakup potongan harga pengisian BBM hingga pembelian Bright Gas.Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT Taufiq Kurniawan mengatakan, mobilitas masyarakat meningkat signifikan saat periode Nataru.“Karena itu, kami hadirkan promo yang memberi potongan harga dan kenyamanan, baik saat pengisian BBM, pembelian Bright Gas, maupun ketika masyarakat menikmati liburan akhir tahun bersama keluarga,” ujar Taufiq dalam keterangannya, dikutip Minggu .Baca juga: Bank Mandiri Hadirkan Promo FOMO Akhir Tahun hingga Rp 2,5 JutaMenurut Taufiq, Pertamina Patra Niaga memberikan cashback hingga 20 persen untuk pembelian Pertamax Series dan Dex Series melalui aplikasi MyPertamina. Selain itu, tersedia bonus dua kali lipat loyalty point yang dapat ditukar dengan voucher atau merchandise.Promo lainnya meliputi flash sale serta voucher diskon untuk transaksi harian BBM nonsubsidi. Pertamina juga menghadirkan program tebus murah produk merchant MyPertamina.“Promo ini tentu menarik bagi keluarga yang membeli BBM dalam volume banyak selama libur Nataru,” kata Taufiq seperti dikutip dari Antara.Selain BBM, kebutuhan Bright Gas diperkirakan meningkat selama libur akhir tahun karena banyak keluarga merayakan pergantian tahun dengan memasak atau memanggang bersama.Baca juga: Peduli Sumatera, BSI Siapkan Promo Beli Emas Sekaligus BerdonasiUntuk itu, Pertamina memberikan cashback hingga Rp 25.000 untuk refill Bright Gas ukuran 5,5 kilogram maupun 12 kilogram.Promo tersebut berlaku dengan minimal transaksi Rp 90.000 melalui MyPertamina–LinkAja, termasuk tambahan poin yang dapat ditukar dengan berbagai keuntungan.“Promo ini kami siapkan supaya perjalanan liburan masyarakat lebih hemat dan nyaman, dengan transaksi digital yang cepat di SPBU,” ujarnya.Di sisi lain, jaringan Hotel Patra Jasa milik Pertamina Group di Semarang dan Yogyakarta juga menghadirkan promo akhir tahun.Penawaran tersebut meliputi diskon menginap hingga 25 persen, paket Family Holiday dengan sarapan keluarga, promo early bird, hingga paket Gala Dinner Tahun Baru.Baca juga: Diskon Tol Trans Jawa 20 Persen Saat Nataru 2025/2026, Cek Jadwal dan Rincian TarifnyaSelain memastikan pasokan energi aman di seluruh jalur wisata Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan SPBU Siaga 24 jam, layanan Pertamina Delivery Service (PDS) 135, serta Serambi MyPertamina sebagai lokasi istirahat bagi masyarakat.“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman. Gunakan MyPertamina untuk transaksi lebih praktis dan menguntungkan,” tuturnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Balai Gakkumhut Wilayah Jabalnusra telah melakukan penelusuran lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2025. Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika. Verifikasi awal menunjukkan tambang rakyat di APL ±4 hektare yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu.Ekspansi sawit memperlihatkan bentuk lain dari keyakinan berlebihan manusia. Sawit dijanjikan sebagai motor ekonomi baru tetapi kita jarang bertanya mengapa keberhasilan ekonomi harus selalu diukur dengan skala penguasaan lahan.Dengan mengganti keanekaragaman hutan menjadi monokultur sawit manusia sedang menghapus ingatan ekologis bumi. Kita menciptakan ruang yang tampak hijau tetapi sebenarnya mati secara biologis. Daun daun sawit yang tampak subur menutupi kenyataan bahwa di bawahnya berkurang kehidupan tanah yang dulu kaya mikroorganisme.Kita menggantikan keindahan struktur alam dengan pola bisnis yang mengabaikan kerumitan ekologis. Sebuah bentuk kesombongan manusia yang percaya bahwa alam akan selalu menyesuaikan diri tanpa batas.Tambang adalah babak lain dari cerita yang sama tetapi dengan luka yang lebih dalam. Kawasan tambang yang menganga seperti tubuh bumi yang dipaksa menyerahkan organ vitalnya bukan karena kebutuhan manusia tetapi karena ketamakan ekonomi. Kita menukar keindahan hutan tropis dengan bongkahan mineral yang akan habis dalam beberapa tahun.Kita merusak sungai yang mensuplai kehidupan masyarakat setempat demi bahan baku industri global. Namun politik pembangunan sering memandang aktivitas tambang sebagai harga yang wajar untuk kemajuan nasional. Dalam kenyataan sesungguhnya tambang meninggalkan ruang kosong yang tidak bisa sepenuhnya pulih bahkan setelah beberapa generasi.Baca juga: Mengapa Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan?Inilah ironi dari proyek kemajuan yang terlalu yakin pada dirinya sendiri. Ia lupa bahwa bumi memiliki daya dukung yang terbatas dan bahwa setiap luka ekologis akan kembali menghantam manusia. Jika kita melihat seluruh fenomena ini dengan lensa filsafat sains maka krisis lingkungan Indonesia bukan semata masalah teknis tetapi masalah epistemologis.Kita salah memahami posisi kita dalam alam. Kita bertindak seolah lebih tahu daripada alam sendiri. Kita percaya bahwa teknologi mampu mengatasi semua masalah padahal teknologi hanya memberikan solusi pada sebagian kecil dari apa yang kita rusak.

| 2026-01-12 18:14