Solar Langka di Pamekasan, Puluhan Kendaraan Antre di Satu SPBU

2026-01-12 01:57:30
Solar Langka di Pamekasan, Puluhan Kendaraan Antre di Satu SPBU
PAMEKASAN, - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar diduga kembali langka di Kabupaten Pamekasan. Akibatnya, antrean terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pamekasan pada Kamis Pantauan kompas.com, puluhan kendaraan berbahan bakar Bio Solar antre di SPBU Jalan Trunojoyo Pamekasan sejak pagi. Bahkan, panjang antrean mencapai 500 meter.Antrean panjang itu terjadi diduga akibat hanya satu dari empat SPBU di wilayah perkotaan yang melayani penjualan, yakni SPBU di Jalan Trunojoyo.Sementara itu, SPBU di Jalan Raya Tlanakan, SPBU Jalan Raya Bumbungan, dan SPBU di Jalan Raya Sumenep kosong."Antrean sejak pagi di sini. Kalau saya, baru jam 11.00 mulai antre," kata Ubaidillah salah satu sopir truk, Kamis.Baca juga: 86.000 Warga Pamekasan Terancam Kehilangan Jaminan Kesehatan, Wabup-DPRD Sambangi BPJS PusatDia mengatakan, dari arah Surabaya, dua SPBU di wilayah Kabupaten Pamekasan mengalami kekosongan Bio Solar. Baik di SPBU di Desa Ambat maupun di SPBU Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.Menurut Ubaidillah, kelangkaan Bio Solar membuat sopir truk kebingungan. Sebab, harus mengantre lama padahal muatan wajib segera diantar ke lokasi tujuan."Kami berharap kondisi ini segera pulih. Benar-benar merugikan bagi kami para sopir truk," katanya.Sopir lainnya, Ikhwanul Muttaqin mengatakan hal yang sama. Menurut dia, kelangkaan Bio Solar sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.Bahkan, dia menyebut, tidak sedikit sopir truk yang mencari Bio Solar ke luar kota. Sebab, kelangkaan sudah mulai dirasakan sejak awal pekan."Saya tidak tahu apakah sulitnya solar ini karena minim kiriman atau ada penyebab lain. Tapi yang jelas dari beberapa SPBU, hanya di sini yang buka pembelian," ujarnya.Baca juga: Akal-akalan Barcode MyPertamina, Dua Pemuda Ditangkap Saat Beli Bio Solar SubsidiSalah satu petugas SPBU di Jalan Trunojoyo, Sunaidi mengatakan bahwa Bio Solar dikirim oleh Pertamina sejak Kamis pagi. Sehingga, pembelian solar dilakukan sejak pagi hari."Iya dari pagi memang antre. Kemungkinan, di SPBU lain sudah habis. Stok di sini pun juga sudah menipis," katanya.Dia mengaku pelayanan pembelian solar jeriken sudah dibatasi. Sebab, lebih diutamakan untuk pengisian Bio Solar kendaraan roda empat.


(prf/ega)