Sejumlah Kontestan Miss Universe "Walk Out" Setelah Miss Meksiko Disebut Bodoh

2026-01-12 07:39:57
Sejumlah Kontestan Miss Universe
- Ketegangan mewarnai rangkaian acara Miss Universe 2025 setelah seorang pejabat penyelenggara menyebut Miss Meksiko Fatima Bosch "bodoh" dalam acara yang disiarkan langsung.Insiden tersebut terjadi dalam acara pra-kontes pada Selasa .CEO Miss Grand International sekaligus Presiden Komite Penyelenggara Miss Universe Thailand ke-74, Nawat Itsaragrisil, menegur Bosch di depan puluhan kontestan karena dianggap tidak mengunggah konten promosi sesuai yang telah disepakati.Saat Bosch mencoba menjelaskan, Nawat justru memanggil petugas keamanan serta mengancam akan mendiskualifikasi peserta lain yang menunjukkan dukungan kepadanya.Bosch kemudian memilih meninggalkan ruangan, yang diikuti oleh sejumlah kontestan lain.Dikutip dari Global News, Selasa , kejadian itu berlangsung saat acara pemasangan selempang dan disiarkan langsung melalui akun Facebook Miss Universe Thailand.Organisasi Miss Universe (MUO) mengecam tindakan Nawat serta mengatakan hal tersebut merupakan pelanggaran serius.Baca juga: Profil Sanly Liu, Pemenang Miss Universe Indonesia 2025Dalam video yang beredar, tampak beberapa kontestan menanggapi ucapan Nawat saat ia meninggikan suara untuk menegur Bosch, serta berulang kali memintanya diam.Ketika sejumlah peserta berdiri sebagai bentuk dukungan, Nawat segera memerintahkan mereka untuk tetap duduk.“Kalau ingin tetap ikut kontes, silakan duduk. Kalau kalian keluar, yang lainnya akan tetap melanjutkan,” katanya, seperti dikutip dari BBC, Kamis .Namun, sejumlah kontestan tetap memutuskan untuk keluar ruangan.Beberapa kontestan tersebut di antaranya Miss Universe yang tengah menjabat, Victoria Kjaer Theilvig dari Denmark, Miss Universe asal Kanada, Jaime VandenBerg, serta Miss Universe asal Irak, Hanin Al Qoreishy.Usai insiden tersebut, Bosch mengungkapkan kepada media bahwa dirinya diperlakukan tidak hormat oleh Nawat, yang bahkan menyebutnya “bodoh”.“Dia memanggil saya ‘bodoh’ hanya karena ada persoalan dengan pihak penyelenggara. Ini tidak adil. Saya datang dengan iktikad baik, bukan untuk membuat masalah,” ujar perempuan berusia 25 tahun itu.Fatima Bosch menambahkan, insiden tersebut perlu diketahui publik karena menyangkut martabat perempuan.


(prf/ega)