SURABAYA, - Ratusan tumbler berbagai merek tidak sengaja ditinggal penumpang di area rangkaian kereta maupun Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur.PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memiliki layanan Lost and Found untuk mengamankan barang hilang atau tertinggal milik penumpang di rangkaian kereta atau stasiun.Di wilayah Daop 8 Surabaya, salah satu stasiun yang memiliki layanan Lost and Found adalah Stasiun Surabaya Gubeng. Tepatnya, di Gubeng lama.Ruangannya tak besar, berada di dekat musala.Tapi di dalamnya terpampang layar CCTV untuk monitor dan petugas berjaga setiap waktu.Baca juga: Penumpang di Stasiun Surabaya Gubeng Tinggalkan Tumbler hingga TanamanSatu lemari putih di sisi kanan digunakan untuk menyimpan tumbler penumpang yang ditemukan petugas. Isinya sekitar ratusan dengan berbagai ukuran, warga, dan merek.Mulai dari merek Tupperware, Eiger, Appetite, Le Ding Ding, Verrouil, dan Eternite.Sebagian besar tumbler lainnya merupakan souvenir tanpa merek.Ratusan tumbler tersebut ditemukan petugas di rangkaian kereta dan stasiun. Mayoritas masih tersimpan di ruang Lost and Found, belum diambil pemiliknya.Baca juga: 9 Pertanyaan soal Tumbler Anita yang Hilang di KRL: Benarkah Petugas Kereta Dipecat?Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan tumbler salah satu bareng berkategori barang biasa. Yang mana, masa tenggat penyimpanan 30 hari atau satu bulan.“Barang biasa masa simpan 30 hari atau satu bulan. Setelah itu diserahkan ke panti sosial,” kata Luqman saat dikonfirmasi Kompas.com, beberapa waktu lalu.Barang biasa lainnya yang tersimpan di layanan Lost and Found Stasiun Surabaya Gubeng yakni helm, tanaman, dan perabot lainnya.Ada pula laptop dan handphone yang masuk dalam kategori barang berharga. “Masa simpan tiga bulan, selanjutnya diserahkan ke kepolisian,” bebernya.Meski begitu, imbauan dari petugas kepada pelanggan untuk menjaga barang bawaan selalu diumumkan melalui pengeras suara baik di stasiun maupun saat di rangkaian kereta api.“Kami mengimbau pelanggan untuk tetap berhati-hati serta selalu menjaga barang bawaan selama berada di stasiun maupun selama perjalanan,” ucap Luqman.Baca juga: KCIC Ingatkan Penumpang Whoosh Jaga Tumbler hingga Koper di KeretaSebagai informasi, dari Januari hingga Oktober 2025, Daop 8 Surabaya mengamankan 1.839 barang milik pelanggan dengan estimasi nilai mencapai Rp1,26 miliar.Dalam kurun waktu tersebut, salah satu barang yang paling banyak ditinggalkan penumpang adalah tumbler yakni sebanyak 197 botol.Sebanyak 24 di antaranya telah diambil kembali, sementara 173 masih tersimpan aman menunggu pemiliknya.
(prf/ega)
Deretan Merek Tumbler Penumpang yang Tertinggal di Stasiun Gubeng, dari Tupperware, Eiger hingga Eternite
2026-01-13 06:01:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:00
| 2026-01-13 05:15
| 2026-01-13 05:02
| 2026-01-13 04:43
| 2026-01-13 04:08










































