"Polisi Tidur" di Jalan Letjend Sutoyo Makan Korban, Dishub Purworejo Buka Opsi Pembongkaran

2026-01-12 18:05:45
PURWOREJO, – Keberadaan speedbump atau polisi tidur di Jalan Letjend Sutoyo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, kini menjadi sorotan.Hal ini menyusul terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan seorang warga, Heri Widiyanto, mengalami patah tulang pundak.“Terhadap pemasangan speedbump yang mengakibatkan kecelakaan ini, kami dari Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo sangat prihatin. Insya Allah pimpinan telah menyetujui untuk dilakukan evaluasi,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Purworejo, Agus Widiyanto, Selasa .Kecelakaan tersebut menimpa Heri pada Minggu malam. Saat itu, Heri yang melaju dari arah selatan tak melihat adanya polisi tidur karena warnanya yang gelap dan minimnya penerangan jalan. Akibatnya, ia terpental dan jatuh saat mencoba menghindari pengendara lain di depan SMAN 7 Purworejo.Baca juga: Polisi Tidur di Jalan Letjend Sutoyo Purworejo Makan Korban, Pengendara Alami Patah TulangAgus menjelaskan, opsi pembongkaran speedbump tersebut terbuka lebar jika dalam rapat Forum Lalu Lintas nanti disimpulkan bahwa keberadaannya justru membahayakan pengguna jalan. Rapat tersebut rencananya akan digelar dalam waktu dekat bersamaan dengan koordinasi pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru)."Karena warnanya gelap, saya tidak melihat adanya speedbump ditambah penerangan lampu jalan yang remang-remang di daerah situ," kata Heri mengenang detik-detik dirinya terjatuh.Kondisi patah tulang pundak tersebut membuat Heri yang bekerja sebagai pekerja seni harus berhenti bekerja selama dua pekan. Ironisnya, ia harus menanggung biaya pengobatan sendiri lantaran kepesertaan BPJS Kesehatannya sedang tidak aktif saat kejadian.Terkait kondisi korban, Pemkab Purworejo berencana memberikan santunan sebagai bentuk kepedulian. Namun, Agus tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga kecepatan di area tersebut mengingat Jalan Letjend Sutoyo merupakan kawasan padat aktivitas perkantoran, sekolah, dan rumah sakit.“Speedbump itu ada kemungkinan untuk dibongkar, apabila dalam evaluasi nanti banyak masukan dan ada kesepakatan bahwa keberadaannya justru membahayakan ke depannya,” pungkas Agus.Pihak Dishub Purworejo menegaskan bahwa Forum Lalu Lintas akan menjadi penentu nasib polisi tidur di ruas jalan tersebut. Evaluasi ini dilakukan untuk menyeimbangkan antara fungsi kontrol kecepatan di zona pendidikan/perkantoran dengan aspek keselamatan berkendara.Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Pemerintah Kabupaten Purworejo sedang menyiapkan mekanisme pemberian santunan kepada Heri Widiyanto. Teknis penyaluran santunan nominal tersebut kini masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan daerah.


(prf/ega)