- Kebakaran besar melanda kompleks hunian Wang Fuk Court di Tai Po Hong Kong.Akibat peristiwa ini, otoritas setempat mencatat korban jiwa tertinggi dalam tiga dekade terakhir. Peristiwa ini memicu operasi penyelamatan skala besar serta penyelidikan terhadap material renovasi yang diduga mempercepat penyebaran api. Otoritas menyebut kebakaran itu sebagai salah satu insiden dengan penyebaran api tercepat yang pernah terjadi di kawasan tersebut.Lantas, apa saja yang perlu diketahui dari peristiwa ini?Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Jepang, 170 Bangunan Hangus TerbakarDikutip dari Reuters, Kamis , otoritas menyatakan bahwa 44 orang tewas dalam kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, termasuk satu petugas pemadam. Selain itu, 45 orang masih dirawat dalam kondisi kritis, sementara ratusan warga mengungsi setelah dievakuasi dari delapan blok hunian.Sekitar 900 orang telah ditempatkan di tempat penampungan yang disiapkan pemerintah. Sejumlah keluarga masih menunggu informasi mengenai anggota keluarga yang belum dapat dihubungi, sehingga jumlah warga yang hilang belum dapat dipastikan.Berdasarkan laporan yang ada, masih ada 279 orang yang belum ditemukan. Baca juga: Diterjang Badai Ragasa, Warga Hong Kong Tempel Foto Artis di Jendela sebagai Jimat KeberuntunganPetugas menyampaikan bahwa api telah terkendali pada empat blok, tetapi beberapa blok lain masih menunjukkan titik yang sulit diakses. Panas tinggi dan asap pekat di lantai atas membuat tim bekerja dengan perlindungan tambahan dan jeda rotasi lebih cepat.Kondisi ini membuat sebagian area tetap berbahaya meski operasi sudah berlangsung sejak siang hari. Kompleks yang berisi delapan blok itu memiliki 32 lantai, sehingga penyisiran lantai atas membutuhkan waktu lebih lama.Baca juga: Dihantam Topan Ragasa, Warga Hong Kong Sampai Pakai Diapers dan Pembalut untuk Tutup Celah JendelaLebih dari 800 petugas dikerahkan dalam operasi pemadaman dan penyelamatan.
(prf/ega)
5 Fakta Kebakaran Apartemen Hong Kong: Status Korban dan Respons Pemerintah
2026-01-11 23:21:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:34
| 2026-01-11 23:20
| 2026-01-11 22:39
| 2026-01-11 22:17
| 2026-01-11 21:23










































