Indonesia Gandeng Jerman Percepat Transisi Energi Murah demi Target Ekonomi 8 Persen Jelang COP30

2026-01-12 03:49:23
Indonesia Gandeng Jerman Percepat Transisi Energi Murah demi Target Ekonomi 8 Persen Jelang COP30
Jakarta - Pemerintah Indonesia memperkuat diplomasi iklim di kancah internasional demi mengamankan transisi energi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga di kantong.Di sela-sela perhelatan Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP29) di Baku, Azerbaijan, delegasi Indonesia menggelar pertemuan bilateral strategis dengan pemerintah Jerman.Fokus utama pertemuan ini adalah merumuskan skema kerja sama untuk menghadirkan energi baru terbarukan (EBT) yang terjangkau (affordable) bagi masyarakat dan industri nasional.Advertisement"Energi bersih tidak boleh menjadi beban yang menghambat pertumbuhan, justru harus menjadi katalisator. Kita butuh energi yang hijau, tetapi harganya harus masuk akal agar industri kita bisa bersaing," ujar Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Hashim Djojohadikusumo dalam keterangannya usai pertemuan dengan delegasi Jerman di Baku, dikutip dari Antara, Jumat .Pernyataan tersebut menegaskan posisi Indonesia yang tengah bersiap menuju COP30 di Belem, Brasil. Pemerintah menyadari bahwa kunci kesuksesan transisi energi bukan hanya pada ketersediaan teknologi, melainkan pada kemampuan daya beli pasar domestik.Dengan target pertumbuhan ekonomi ambisius sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, ketersediaan listrik murah dan bersih menjadi prasyarat mutlak yang tidak bisa ditawar.Jerman, sebagai mitra pembangunan utama dan salah satu pemimpin teknologi hijau global, berkomitmen mendukung ambisi Indonesia tersebut melalui pendanaan hijau dan transfer teknologi yang masif.


(prf/ega)