13 Anak Sungai di Jakarta Masih Tercemar Limbah, DLH Ingatkan Bahaya Memancing Ikan

2026-02-02 21:21:26
13 Anak Sungai di Jakarta Masih Tercemar Limbah, DLH Ingatkan Bahaya Memancing Ikan
JAKARTA, - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyebutkan, 13 anak sungai yang ada di Ibu Kota masih tercemar limbah hingga saat ini.Humas DLH Jakarta Yogi Ikhwan menjelaskan, dari hasil pemantauan di 120 titik sungai Jakarta, sebanyak 60 persen sungai masuk ke dalam kategori tercemar berat.Kemudiam, sebanuak 34 persen lagi masuk ke dalam kategori tercemar sedang dan tujuh persen lainnya dalam kategori tercemar ringan.Menurut Yogi, salah satu kali yang tercemar limbah dengan kategori sedang hampir berat adalah Cengkareng Drain, Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, Penjaringan, Jakarta Utara."Berdasarkan hasil pemantauan disimpulkan bahwa Cengkareng drain masuk ke dalam kategori cemar sedang dan hampir masuk kategori cemar berat dengan nilai Indeks Pencemar (IP) yaitu 9,37 - 9,87," ungkap Yogi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Senin .Baca juga: DLH Catat 13 Anak Sungai di Jakarta Tercemar, tapi Warga Masih Asyik MemancingYogi menuturkan, keberadaan limbah padat seperti sampah yang dibuang sembarangan ke kali dapat menghambat aliran air. Jika kondisi ini dibiarkan dan terjadi terus menerus, maka air kali berpotensi meluap ke daratan dan menyebabkan banjir.Sedangkan limbah cair yang tidak dikelola dengan optimal apabila masuk ke sungai dalam jumlah banyak maka akan berdampak pada penurunan konsentrasi oksigen akibat degradasi polutan limbah.Apabila konsentrasi oksigen menurun, maka akan berdampak negatif pada makhluk hidup di dalam sungai dan dapat menyebabkan kematian biota air.Keadaan ini akan meningkatkan sedimen pada sungai. Lalu, air sungai menjadi hitam dan berbau tidak sedap hingga berujung mengganggu ekosistem di dalamnya.Ditengah kondisinya yang tercemar limbah, Kali Cengkareng Drain justru menjadi tempat favorit warga untuk memancing ikan.Dalam situasi saat ini, Yogi mengingatkan agar warga tidak lagi memancing di kali atau sungai Jakarta yang sudah tercemar limbah. Sebab, kegiatan memancing ikan dapat semakin memperburuk kondisi sungai yang sudah tercemar."Kegiatan memancing bisa memperburuk kualitas air sungai apabila dilakukan dengan menggunakan umpan dari bahan berbahaya (non-alami)," tutur Yogi.Baca juga: Perjuangan Siswa Muara Gembong ke Sekolah, Menembus Banjir dan SungaiTak hanya itu, kegiatan memancing di bantaran sungai yang sering meninggalkan sampah juga berpotensi meningkatkan pencemaran air.Sampah bekas makanan, minuman, wadah plastik bekas membawa umpan, dan senar pancing yang sudah rusak yang dibuang sembarangan di bantaran berpotensi jatuh ke dalam kali dan membuat airnya semakin tercemar.Di sisi lain, Yogi juga mengingatkan agar warga tidak mengonsumsi ikan hasil memancing dari kali yang tercemar limbah. Pasalnya, air sungai yang sudah tercemar limbah akan memengaruhi biota seperti ikan yang hidup di dalamnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 20:42