PALEMBANG, - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang kini menunggu hasil visum terkait kasus yang dilaporkan oleh Sukrisnawati alias Erna (40) lantaran anaknya FT (7) mengalami mata memar seusai pulang sekolah.Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengatakan, kasus yang dialami FT telah dilakukan penyidikan.Sebanyak empat orang saksi pun telah diperiksa terkait perkara itu."Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan anggota Satreskrim Polrestabes Palembang, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Kami masih menunggu hasil visum. Nanti ke depannya akan kami sampaikan, sifatnya terbuka," kata Harryo kepada wartawan, Selasa .Baca juga: Orangtua Siswa SD yang Alami Mata Lebam di Palembang Resmi Lapor Polisi, Sebut Dipukul Guru Pakai CincinHarryo menjelaskan, hasil visum akan menjadi bukti awal apakah ada dugaan penganiayaan atau tidak.Hal itu dibutuhkan dalam perkara dugaan kekerasan untuk dibuktikan secara langsung."Artinya, (hasil visum) bisa memberikan gambaran peristiwa apa yang terjadi," ujarnya.Hasil visum tersebut nantinya akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan medis dari tempat korban dirawat.Sebab, ada spekulasi bahwa FT sebelumnya telah mengalami mata merah sehingga akhirnya menyebar.Baca juga: Muridnya Alami Mata Lebam, Kepsek di Palembang: Kami Pastikan Tak Ada Kekerasan"Informasi pemeriksaan awal dari puskesmas, di mana awalnya anak tersebut diperiksa karena memiliki bintik merah di matanya. Jadi, kami akan mencocokkan bintik merah yang beberapa hari kemudian menjadi kedua matanya merah," tuturnya.Selain itu, FT juga disebut sempat memiliki riwayat penyakit batuk yang diduga menjadi penyebab matanya merah.Dalam istilah medis, batuk tersebut disebut "Pertusis"."Korban memiliki riwayat penyakit yang sudah hampir satu bulan terakhir mengalami batuk-batuk dan diketahui dalam pembelajaran korban saat menulis mengalami kesulitan, hingga kemarin duduk di bangku deretan ketiga dipindahkan ke bangku depan," katanya.Diberitakan sebelumnya, kondisi FT (7), siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 150 yang mengalami mata memerah dan lebam, saat ini sudah membaik setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang.Hal itu disampaikan langsung oleh kuasa hukum FT, Conie Pania Putri dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bima Sakti setelah mengunjungi FT.Conie menjelaskan, FT yang sebelumnya hanya diam kini sudah mulai diajak bicara.Selain itu, bocah tersebut pun sudah mau berinteraksi dengan orang lain."Anaknya sudah mulai mau diajak bicara," kata Conie kepada wartawan, Selasa .
(prf/ega)
Bocah SD Matanya Merah dan Lebam Usai Pulang Sekolah di Palembang, Polisi Tunggu Hasil Visum
2026-01-12 13:32:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:39
| 2026-01-12 13:34
| 2026-01-12 13:11
| 2026-01-12 12:52
| 2026-01-12 11:35










































