Cyber Monday, Apa Itu dan Tanggal Berapa Peringatannya di 2025?

2026-01-16 10:15:56
Cyber Monday, Apa Itu dan Tanggal Berapa Peringatannya di 2025?
Cyber Monday merupakan salah satu hari perayaan belanja online besar-besaran yang selalu dinantikan, terutama di Amerika Serikat. Namun, apa sebenarnya Cyber Monday itu, bagaimana sejarahnya, dan kapan tanggalnya di tahun 2025?Perayaan diskon belanja online ini merupakan fenomena global dalam dunia e-commerce dan ritel. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai asal-usul, tanggal pasti, serta kaitannya dengan Black Friday, simak informasi lengkapnya berikut ini.Mengutip dari Britannica, Cyber Monday adalah istilah yang merujuk pada hari Senin pertama setelah perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat (AS). Hari ini didedikasikan sebagai momen belanja online besar-besaran, di mana para peritel menawarkan diskon dan penawaran spesial yang berfokus pada penjualan melalui internet.Cyber Monday secara khusus muncul sebagai respons dan mitra online dari perayaan belanja di toko fisik yang dikenal sebagai Black Friday. Berbeda dengan Black Friday yang secara tradisional erat kaitannya dengan keramaian di toko-toko fisik, Cyber Monday menawarkan kemudahan bagi konsumen untuk berbelanja dari rumah atau mana pun melalui platform online. Fokusnya sering kali pada produk teknologi, elektronik, dan barang-barang yang mudah dikirimkan.Karena Cyber Monday selalu jatuh pada hari Senin pertama setelah Thanksgiving, tanggal peringatannya dapat bergeser setiap tahunnya. Hari Thanksgiving sendiri selalu dirayakan pada hari Kamis keempat di bulan November. Sementara Black Friday adalah hari Jumat setelah Thanksgiving.Merujuk pada kalender perayaan di Amerika Serikat, perayaan Cyber Monday akan jatuh pada Senin, 1 Desember 2025.Menurut catatan Time and Date, konsep Cyber Monday pertama kali diperkenalkan pada tahun 2005. Gagasan ini dicetuskan oleh Divisi Ritel Nasional (National Retail Federation/NRF) di AS untuk mendorong masyarakat agar berbelanja secara online.Pada masa awal kemunculannya, banyak orang yang kembali bekerja pada hari Senin setelah liburan Thanksgiving dan memanfaatkan koneksi internet kantor yang lebih cepat (dibandingkan koneksi rumah saat itu) untuk berbelanja online. Hal ini memicu peningkatan signifikan dalam penjualan online di hari Senin tersebut. Sejak saat itu, para peritel mulai menyadari potensi besar di hari Senin ini dan secara proaktif menawarkan diskon khusus untuk menarik pembeli online.Black Friday dan Cyber Monday merupakan dua hari belanja diskon besar yang saling berkaitan, sering kali dianggap sebagai awal musim belanja liburan akhir tahun. Kedua perayaan ini menawarkan diskon besar-besaran, tetapi memiliki fokus yang sedikit berbeda.Dilansir USA Today, Black Friday secara historis berfokus pada belanja di toko fisik, meskipun kini banyak peritel juga menawarkan promo online di hari yang sama. Sementara itu, Cyber Monday murni merupakan perayaan belanja online. Beberapa peritel bahkan memperpanjang penawaran mereka menjadi "Cyber Week" untuk memaksimalkan penjualan di sepanjang minggu tersebut.Kedua hari ini memberikan kesempatan yang unik bagi konsumen untuk membandingkan dan mendapatkan penawaran terbaik, baik untuk produk fisik maupun produk teknologi, sebelum musim liburan tiba.Lihat juga Video: Rutinitas 'Monster Day' Para Pejuang Rupiah dari Daerah Penyangga[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 08:17