Pendaki Ilegal yang Hilang di Gunung Merapi Ditemukan Meninggal di Jurang Dekat Pronojiwo

2026-02-02 18:56:58
Pendaki Ilegal yang Hilang di Gunung Merapi Ditemukan Meninggal di Jurang Dekat Pronojiwo
- Tim SAR gabungan menemukan seorang pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Rabu siang.Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah operasi pencarian yang berlangsung selama empat hari sejak laporan pendaki tersesat diterima.Pendaki yang ditemukan meninggal dunia tersebut diketahui berinisial AO (22).AO merupakan satu dari tiga pendaki ilegal yang nekat mendaki Gunung Merapi melalui jalur Kalitalang, Desa Balerante, pada Sabtu .Dari tiga pendaki tersebut, satu orang  yaitu F berhasil turun lebih awal. Sementara AO dan rekannya PR diduga tersesat di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.Baca juga: Satu Pendaki Ilegal di Gunung Merapi Ditemukan Meninggal Usai Pencarian 4 HariKapolsek Kemalang, AKP Sarwoko, membenarkan penemuan jenazah pendaki AO.Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak tak bernyawa di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter."Ditemukan sekitar pukul 14.20 WIB di jurang dekat Pronojiwo, lokasinya masih di Taman Nasional Gunung Merapi," ungkap Sarwoko saat dihubungi Rabu .Ia menjelaskan lokasi penemuan korban masih berada di jalur pendakian sebelum Pos 1.Lokasi tersebut berbeda dengan posisi pendaki lainnya, PR yang sebelumnya ditemukan selamat di Pos 2.Baca juga: Satu Pendaki Hilang di Gunung Merapi Ditemukan Selamat, Satu Lainnya Masih DicariSarwoko menyebut jarak lokasi penemuan korban dengan Posko Sapuangin sebenarnya tidak terlalu jauh.Namun kondisi medan yang berat membuat proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama."Kalau dari Posko Sapuangin sebenarnya jaraknya tidak jauh, sekitar satu kilometer. Tapi medan jalannya sulit, naik turun. Jadi perjalanan evakuasi tadi dari lokasi penemuan sampai ke posko sekitar satu jam," jelasnya.Saat ditemukan, korban mengalami sejumlah luka akibat benturan. Luka paling parah ditemukan di bagian kepala sebelah kanan."Saat ditemukan, lanjutnya, korban mengalami luka di kepala bagian kanan. Selain itu juga ditemukan luka-luka lecet di bagian kaki dan tangan," katanya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-02 18:41