JEMBER, - Banjir yang mengepung puluhan wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Senin hingga Selasa dini hari lalu ternyata memakan korban jiwa.Seorang lansia asal Kecamatan Kalisat ditemukan meninggal dunia di tepi sungai, diduga akibat terseret arus banjir.Korban itu ialah Titik (65), buruh gudang asal Dusun Tengah RT 2 RW 19 Desa Kalisat, yang sebelumnya dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Senin sore usai bekerja.Baca juga: Malam Panjang di Jember, Ketika Sungai Meluap dan Ribuan Warga Bertahan di Tengah BanjirKepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Indra Tri Purnomo menjelaskan bahwa pihak keluarga terakhir kali melihat korban sekitar pukul 14.30 WIB.Di jam tersebut, korban biasanya pulang dari gudang dan menyeberangi jembatan yang saat itu sudah tergenang air akibat debit sungai yang meningkat.Baca juga: Dampak Banjir dan Longsor di Jember, 3 Jembatan Rusak, 19 Desa dan 1.217 KK TerdampakPada waktu itu, hujan deras tengah mengguyur wilayah tersebut dan banyak daerah Jember lainnya.Hingga petang, kata dia, korban tak kunjung tiba di rumah, sehingga keluarga mulai melakukan pencarian dengan menanyakan keberadaan korban kepada rekan-rekan kerjanya."Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa setelah seorang saksi melihat jasadnya tersangkut di pohon di pinggir sungai," beber Indra, Rabu .Korban diduga meninggal akibat terseret arus sungai.Ia menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan pendampingan takziah dan penyaluran bantuan logistik kepada keluarga korban."BPBD Jember menyerahkan bantuan berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan," sebutnya.Indra mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jembatan atau sungai yang meluap.Peringatan dini cuaca ekstrem masih terus dilaporkan dan potensi banjir masih bisa terjadi.Pada Senin , sejumlah wilayah di Jember memang diguyur hujan sedang hingga lebat sejak siang hingga petang.Tingginya intensitas hujan tersebut membuat debit air sejumlah sungai naik dan meluap.Akibatnya, banyak permukiman terdampak banjir luapan hingga menyebabkan beberapa jembatan rusak.Di sisi lain, derasnya hujan juga membuat longsor terjadi di 3 kecamatan.Setidaknya, BPBD melaporkan sebanyak 1.271 keluarga terdampak dan 1 orang meninggal dunia karena bencana hidrometeorologi tersebut.
(prf/ega)
Terseret Banjir, Lansia di Jember Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai
2026-01-11 03:23:42
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:10
| 2026-01-11 03:46
| 2026-01-11 02:43
| 2026-01-11 02:20
| 2026-01-11 01:37










































