Terungkap Satu Jenis Obat yang Ditemukan di Penginapan Dosen Untag yang Meninggal di Semarang

2026-01-12 03:28:32
Terungkap Satu Jenis Obat yang Ditemukan di Penginapan Dosen Untag yang Meninggal di Semarang
SEMARANG, - Polda Jawa Tengah angkat bicara soal temuan obat-obatan di kostel tempat Dwinanda Linchia Levi (35), dosen muda Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, yang ditemukan meninggal tanpa busana.Dirreskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Dwi Subagio, mengatakan bahwa banyak obat-obatan yang ditemukan oleh penyidik."Ada banyak obat. Itu yang sudah kami dalami," kata Dwi saat ditemui di Mapolda Jawa Tengah, Rabu .Baca juga: Dikaitkan dengan Kematian Dosen Untag, AKBP Basuki Dicopot dan Dipindah jadi Pamen Yanma Polda JatengNamun, sebagian besar penyidik belum mengetahui jenis obat-obatan tersebut.Penyidik telah berkolaborasi dengan Labfor untuk mengetahui jenis-jenisnya."Ada obat asam lambung," ungkap Dwi menyebut salah satu obat-obatan yang ditemukan di kamar korban.Sedikitnya, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara sebanyak tiga kali.Dua kali di kamar kostel kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang, dan satu kali di mobil pribadi AKBP Basuki."Kami masih menunggu dari hasil otopsi pihak forensik RSUP Kariadi," ujarnya.Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengatakan, AKBP Basuki telah dicopot dari jabatan Kepala Subdirektorat Pengendalian Massa (Dalmas) Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah, sejak 21 November 2025."Dimutasi menjadi Pamen Yanma Polda Jawa Tengah dalam rangka pemeriksaan," kata Artanto menambahkan.Pencopotan jabatan tersebut untuk mempermudah proses penyidikan yang sedang ditempuh oleh AKBP Basuki."Diharapkan, dengan penempatan khusus dan penempatan jabatan ini, akan mempercepat proses penyidikan tersebut," ujarnya.Untuk itu, dalam waktu dekat, AKBP Basuki akan segera menjalani sidang kode etik dengan Propam Polda Jawa Tengah."Dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan," ucap Artanto.


(prf/ega)