Hal-hal yang Diprediksi Terjadi Jika Bibit Siklon 93S Meningkat Jadi Siklon

2026-01-17 03:55:24
Hal-hal yang Diprediksi Terjadi Jika Bibit Siklon 93S Meningkat Jadi Siklon
BMKG memprediksi bibit siklon tropis 93S meningkat menjadi siklon tropis. Ada sejumlah hal yang bisa terjadi jika bibit siklon itu berubah menjadi siklon tropis.Prediksi tersebut disampaikan BMKG dalam dokumen Analisis Bibit Siklon Tropis 21 Desember 2025 pukul 07.00 WIB yang dilihat detikcom, Minggu (21/12/2025). BMKG menyatakan bibit siklon tropis 93S itu awalnya terbentuk pada 11 Desember 2025 di wilayah Bali-Nusa Tenggara Barat.Bibit siklon tropis itu kini berada di sekitar 12,2°LS 105,0°BT Samudra Hindia. Lokasi itu, kata BMKG, terletak di sebelah barat daya Jawa Barat dan berada di Area of Monitoring (AoM) TCWC Jakarta."Kecepatan angin maksimum yang terpantau saat ini 35 knot (65 km/jam) dengan tekanan minimum 999 hPa. Berdasarkan pengamatan citra satelit dalam 12 jam terakhir, aktivitas konvektif berfluktuatif pada malam hingga dini hari mengalami penurunan dan pada dini hari hingga pagi hari menguat kembali, hal ini ditandai dengan meluasnya dense overcast serta deep convective," ujar BMKG.Menurut BMKG, bibit siklon tropis itu sempat mengalami penurunan intensitas dalam 12 jam terakhir. Namun, bibit siklon tropis kembali menunjukkan peningkatan aktivitas secara perlahan yang ditunjukkan salah satunya dengan peningkatan kecepatan angin."Dalam 24 jam ke depan intensitas bibit siklon tropis 93S diprakirakan akan mengalami peningkatan secara perlahan ditandai dengan munculnya kembali area dengan gale force wind selama 6-12 jam ke depan dan peningkatan kecepatan angin meningkat menjadi 45 knot (83 km/jam) dan diprediksi sistem akan menjadi Siklon Tropis kategori 1 pada hari Minggu, 21 Desember 2025 di malam hari dengan pergerakan ke arah barat menjauhi wilayah Indonesia," ujar BMKG.Dalam 48 jam ke depan, kata BMKG, intensitas bibit siklon tropis 93S diperkirakan akan meningkat dengan kecepatan angin hingga 60 knot (110 km/jam). BMKG memprediksi situasi akan berkembang menjadi siklon tropis kategori 2 pada Senin, 22 Desember 2025, di malam hari."Dalam 72 jam ke depan intensitas siklon tropis persisten pada kategori 2 dengan kecepatan angin 60 knot (110 km/jam). Potensi Bibit Siklon Tropis 93S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan dalam kategori tinggi," ujar BMKG. Lalu, seberapa kuat dampak siklon tropis kategori 1 dan 2 itu?Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional atau National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat menyebut siklon tropis terbagi dalam lima kategori. Berikut ini tingkat bahaya tiap kategori siklon tropis menurut NOAA:Kategori 1: kecepatan angin 119-153 km/jam. Angin yang sangat berbahaya akan menyebabkan beberapa kerusakan.Kategori 2: kecepatan angin 154-177 km/jam. Angin yang sangat berbahaya akan menyebabkan kerusakan yang luas.Kategori 3: kecepatan angin 178-208 km/jam. Kerusakan yang dahsyat akan terjadi.Kategori 4: kecepatan angin 209-251 km/jam. Kerusakan dahsyat akan terjadi!Kategori 5: kecepatan angin di atas 252 km/jam. Kerusakan dahsyat akan terjadi!Sebagai informasi, bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar disebut terjadi salah satunya karena hujan ekstrem yang dipicu siklon tropis Senyar yang masuk kategori 1. Siklon kategori 1 merupakan yang terendah dari lima tingkatan kategori siklon.Sementara siklon tropis kategori 5 pernah terjadi di Filipina pada September 2025. Saat itu, NASA Earth Observatory menyatakan topan super Ragasa masuk kategori 5 dengan kecepatan angin lebih dari 270 km/jam. Pada November 2025, Filipina juga dihantam topan super Fung-wong yang membuat otoritas setempat mengeluarkan sinyal kategori 5. Lebih dari 1 juta orang dievakuasi di Filipina.Kembali soal bibit siklon tropis 93S, BMKG menyebut bibit siklon itu akan memberi dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 jam hingga 22 Desember 2025 pukul 07.00 WIB. Berikut prediksi cuaca dan wilayah terdampak bibit siklon tersebut:-Hujan sedang hingga lebat di wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah.-Angin kencang di wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.-Tinggi gelombang kategori sedang (1,25-2,5 m) di Perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-17 03:47