Harapan Besar Fadli Zon pada Museum Kartini: Seniman Jepara Harus Dimanfaatkan

2026-01-14 15:24:55
Harapan Besar Fadli Zon pada Museum Kartini: Seniman Jepara Harus Dimanfaatkan
JEPARA, - Usai meninjau Pendopo Kabupaten Jepara yang kini resmi dialihfungsikan menjadi Museum Kartini, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, memberikan sejumlah pesan penting kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara pada Sabtu .Ia menekankan bahwa museum tidak hanya berfungsi sebagai pusat edukasi sejarah, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi budaya yang memberi dampak langsung bagi daerah.Fadli Zon menyebut bahwa Museum Kartini memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan, mengingat Jepara selama ini dikenal sebagai daerah seni dan budaya yang kuat.“Saya harapkan museum ini bisa menjadi ekonomi budaya. Selain pariwisata dan ekonomi kreatif, museum juga harus memaksimalkan merchandise. Biasanya merchandise itu bisa menyumbang hingga 50 persen pemasukan,” ujar dia.Baca juga: Fadli Zon Dukung Pendaftaran Ukir Jepara ke UNESCOMenurut dia, Jepara memiliki banyak seniman dengan karya yang unik dan berkualitas.Hal ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan merchandise eksklusif bertema Kartini yang bukan hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai koleksi tinggi.“Merchandise Kartini harus banyak, harus bagus, dan harus spesial. Jepara ini luar biasa, banyak seniman hebat. Ini harus dimanfaatkan,” lanjutnya.Ia juga mendorong Pemkab Jepara untuk lebih agresif dalam mempromosikan Museum Kartini, baik di tingkat nasional maupun internasional.Baca juga: Pendopo Kabupaten Jepara jadi Museum Kartini, Fadli Zon: Rohnya Sangat TerasaFadli Zon menilai, tokoh Kartini memiliki kedekatan historis dengan Belanda sehingga negara tersebut dapat menjadi salah satu target promosi wisata budaya.“Kita publikasikan, kita promosikan museum ini agar orang dari daerah lain, dari Jakarta, bahkan dari luar negeri, kalau bisa dari Belanda, datang ke sini. Ini bisa menjadi mesin ekonomi bagi Jepara,” tegasnya.Dengan potensi sejarah dan kekayaan budaya yang dimiliki, Fadli berharap Museum Kartini dapat berkembang menjadi salah satu destinasi penting tidak hanya bagi Jepara, tetapi juga dalam peta wisata budaya nasional.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-14 15:25