Perjuangan Akira Higashiyama Latih Timnas Putri Indonesia Tanpa Ada Liga Profesional

2026-01-12 21:52:58
Perjuangan Akira Higashiyama Latih Timnas Putri Indonesia Tanpa Ada Liga Profesional
- Pelatih Timnas Putri Indonesia, Akira Higashiyama, kini menghadapi tantangan besar akibat ketiadaan kompetisi profesional di tanah air.Akira Higashiyama bersiap melakoni debut resminya bersama Timnas Putri Indonesia di FIFA Womens Matchday melawan Nepal dan Taiwan pada 26 dan 29 November mendatang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY.Akira Higashiyama menggantikan Satoru Mochizuki yang kini menjabat sebagai direktur teknik, serta Joko Susilo yang hanya bertugas sebagai caretaker pada Agustus lalu.Baca juga: Jadwal Timnas Putri Indonesia Vs Nepal di FIFA Womens MatchdaySebelumnya, Higashiyama hanya menjabat sebagai pelatih Timnas Putri U19 Indonesia dan berhasil membawa timnya menembus semifinal di ASEAN Cup Women U19 2025.Pada saat itu, Gea Yumanda dkk berhasil menjadi runner-up Grup B dengan mengumpulkan 4 poin, meski harus tersingkir di babak semifinal setelah kalah 0-4 dari Vietnam.Namun, Garuda Pertiwi sukses meraih tempat ketiga setelah menang dalam adu penalti 6-5 melawan Myanmar.Baca juga: Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia untuk Lawan Nepal dan TaiwanMelatih Timnas Putri Indonesia bukan perkara yang mudah bagi Higashiyama, dan memaksanya beradaptasi tanpa adanya kompetisi yang memadai.Sejak Liga 1 Putri dimulai pada tahun 2019, Indonesia belum memiliki liga profesional untuk sepak bola wanita.PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir baru menjadwalkan kompetisi putri pada tahun 2027.Saat konferensi pers jelang uji coba perdana melawan Nepal di Stadion Maguwoharjo, Higashiyama menjelaskan situasi ini ketika ditanya wartawan.Baca juga: Hasil Drawing SEA Games 2025: Timnas Putri Indonesia Segrup dengan Thailand"Ya ini pertanyaan sulit bagi saya," kata pelatih asal Jepang tersebut."Jujur memang kita tidak punya kompetisi untuk sepak bola wanita yang profesional saat ini," lanjutnya.Namun, ia menegaskan bahwa para pemainnya tidak akan menggunakan alasan tersebut saat berada di lapangan.ANTARA FOTO/Galih Pradipta Pesepak bola Timnas Putri Indonesia Claudia Alexandra Scheunemann (tengah) berusaha melewati hadangan pesepak bola Timnas Putri Pakistan saat pertandingan kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 Grup D di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/barDua laga uji coba melawan Nepal dan Taiwan akan dijadikan sebagai pemanasan menjelang SEA Games 2025 yang akan datang."Jadi tergantung kepada anda harus terus berlatih, pemain bekerja keras dan menunjukkan 100 persen di lapangan," kata Higashiyama.


(prf/ega)