Kaktus di Dalam Rumah Bisa Menarik Energi Negatif, Benarkah?

2026-01-17 04:27:56
Kaktus di Dalam Rumah Bisa Menarik Energi Negatif, Benarkah?
- Bagi para penghobi tanaman hias, kaktus sering kali menjadi pilihan favorit karena bentuknya yang unik, estetik, dan sangat mudah dirawat. Namun, jika kamu menerapkan prinsip feng shui dalam menata hunian, kaktus ternyata menjadi salah satu tanaman yang paling dihindari untuk diletakkan di dalam ruangan.Feng shui merupakan seni kuno asal Tiongkok yang fokus pada pengaturan posisi benda untuk memperlancar aliran energi positif atau chi. Dalam filosofi ini, setiap benda yang dimasukkan ke dalam rumah memiliki getaran energinya masing-masing, tidak terkecuali tanaman. Lantas, mengapa tanaman kaktus dianggap tidak baik untuk keharmonisan rumah?Baca juga: Lokasi Terbaik Meletakkan Kaktus Natal di Rumah Menurut Feng ShuiMelansir dari House Digest, kaktus dianggap sebagai pemancar energi negatif yang dikenal dengan istilah sha chi atau energi "panah beracun". Alasan utamanya terletak pada duri-duri kaktus yang tajam. Secara simbolis, duri kaktus menciptakan kesan "menyerang" dan defensif, yang secara bawah sadar dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah.Berikut adalah beberapa dampak negatif meletakkan kaktus sembarangan di rumah menurut feng shui:Jika diletakkan di kamar tidur, duri kaktus dipercaya bisa memicu kegelisahan dan gangguan tidur. Kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang paling lembut dan tenang, sedangkan kaktus membawa energi yang keras.Baca juga: 3 Warna Cat yang Paling Cocok untuk Kamar Mandi Menurut Feng Shui Duri yang tajam dikaitkan dengan rasa sakit secara emosional dan pertahanan diri yang berlebihan. Hal ini diyakini dapat memicu pertengkaran atau ketidakharmonisan antar anggota keluarga jika diletakkan di ruang tamu.Meletakkan kaktus di dekat pintu masuk utama adalah kesalahan besar dalam feng shui. Pintu masuk adalah "mulut" energi positif. Keberadaan duri tajam di area ini dianggap dapat memblokir atau "menusuk" keberuntungan yang hendak masuk ke dalam rumah.Meskipun memiliki reputasi buruk dalam feng shui, bukan berarti kamu harus membuang semua koleksi kaktus milikmu. Jika kamu tetap ingin merawatnya karena alasan estetika, ada beberapa cara cerdas untuk menetralisir energi negatif tersebut, yakni:Baca juga: Rumah Tusuk Sate, Betulkah Memiliki Energi Negatif Dalam Feng Shui?Cara terbaik menikmati keindahan kaktus adalah dengan meletakkannya di balkon, teras, atau taman belakang. Di luar ruangan, duri kaktus justru berfungsi sebagai pelindung rumah dari energi negatif yang datang dari luar.Jika harus meletakkannya di dalam ruangan, misalnya di ruang kerja, letakkan kaktus di sisi kiri dari pintu atau meja. Dalam tradisi feng shui, sisi kiri dipercaya memiliki energi yang lebih stabil dan mampu meredam sifat agresif dari tanaman berduri.Untuk meminimalisir kesan "menusuk", kamu bisa menyandingkan kaktus dengan tanaman berdaun bulat atau sukulen yang permukaannya halus. Menambahkan bunga segar di dekat kaktus juga sangat disarankan untuk menciptakan suasana yang lebih manis dan positif.Baca juga: 6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menata Ruang Tamu Menurut Feng ShuiKaktus yang diletakkan di tempat gelap akan menciptakan kesan suram dan layu, yang mana sangat buruk bagi energi rumah. Pastikan kaktus mendapatkan cahaya matahari yang melimpah dan sirkulasi udara yang baik agar energinya tetap hidup dan tidak stagnan.Ada beberapa tips yang bisa diterapkan saat kamu memilih tanaman hias untuk mempercantik rumah, yakni:


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-17 04:36