Harga Perak Tembus 70 Dollar AS, Kiyosaki Wanti-wanti Hiperinflasi

2026-01-12 06:16:02
Harga Perak Tembus 70 Dollar AS, Kiyosaki Wanti-wanti Hiperinflasi
– Harga perak melonjak dan menembus level di atas 70 dollar AS per troy ons. Sepanjang tahun 2025, harga perak telah menguat hampir 140 persen, mengungguli sejumlah kelas aset lain dan memicu meningkatnya minat investor ritel maupun institusi.Dikutip dari Economic Times, Kamis , kenaikan harga perak didorong kombinasi permintaan industri, arus investasi aset lindung nilai (safe haven), serta kekhawatiran terhadap kondisi makroekonomi global.Reli tajam ini turut mendapat perhatian Robert Kiyosaki, penulis buku Rich Dad Poor Dad, yang dikenal kritis terhadap mata uang fiat.Baca juga: Robert Kiyosaki: Menjadi Kaya Bisa Lebih Cepat Jika Paham UangMelalui unggahan di akun X @theRealKiyosaki, Kiyosaki menyebut kenaikan harga perak di atas 70 dollar AS membawa konsekuensi berbeda bagi pelaku pasar.“Harga perak di atas 70 dollar AS merupakan kabar baik bagi penimbun emas dan perak, tetapi menjadi kabar buruk bagi penyimpan uang palsu,” tulis Kiyosaki.Ia mengaku khawatir level harga tersebut menjadi sinyal hiperinflasi dalam lima tahun ke depan, seiring terus melemahnya nilai dolar AS.“Saya khawatir perak di 70 dollar AS bisa menandai hiperinflasi dalam lima tahun, karena dolar palsu terus kehilangan nilai,” lanjutnya.Kiyosaki juga kembali menegaskan pandangannya mengenai penurunan daya beli mata uang fiat.Baca juga: Robert Kiyosaki Tetap Yakin dengan Bitcoin, Ungkap Strategi Realokasi Aset“Jangan jadi pecundang. Dolar palsu akan terus kehilangan daya beli ketika harga perak menuju 200 dollar AS pada 2026,” tulisnya. Harga perak melemah pada perdagangan Jumat setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa. Pelemahan harga perak terjadi seiring aksi ambil untung pelaku pasar.


(prf/ega)