Cara Daftar Face Recognition KAI via Access by KAI, Praktis dan Mudah

2026-02-02 16:35:49
Cara Daftar Face Recognition KAI via Access by KAI, Praktis dan Mudah
JAKARTA, – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mempercepat proses boarding melalui layanan Face Recognition Boarding Gate. Fasilitas ini memanfaatkan kamera untuk memindai dan mencocokkan wajah pelanggan dengan data tiket di sistem KAI.Layanan ini membuat proses boarding lebih praktis karena penumpang cukup memindai wajah di gate tanpa harus menunjukkan KTP atau mencetak tiket. Fitur tersebut juga terhubung dengan pendaftaran daring di aplikasi Access by KAI.Untuk mendaftar Face Recognition, penumpang hanya perlu menyiapkan KTP dan foto diri.Baca juga: KAI Hemat Rp 375 Juta Berkat Face Recognition di 22 StasiunLalu, bagaimana cara mendaftar Face Recognition Boarding di aplikasi Access by KAI?Berikut langkah-langkah registrasi Face Recognition Boarding KAI secara daring melalui aplikasi Access by KAI:Selain melalui aplikasi, pendaftaran Face Recognition Boarding KAI juga bisa dilakukan langsung di sejumah stasiun keberangkatan.  Baca juga: Disorot Presiden, Menhub Minta KAI Kebut Pengadaan 30 Rangkaian KRL BaruRegistrasi cukup dilakukan sekali dan berlaku di seluruh stasiun yang memiliki Face Recognition Boarding Gate. Setelah terdaftar, pelanggan tidak perlu membawa bukti cetak tiket. Cukup memindai wajah, dan gate akan terbuka otomatis.Kompas.com/Krisda Tiofani Pendaftaran Face Recognition bisa dilakukan via aplikasi Access by KAI dan di sejumlah stasiun keberangkatan. Di Stasiun Gambir, lokasi pendaftaran Face Recognition terletak tidak jauh dari pintu masuk selatan, di mana alat Face Recognition berjejer.Penumpang yang sudah terdaftar Face Recognition KAI, cukup memindai wajah di boarding gate tanpa harus mencetak boarding pass.Berikut langkah-langkah penggunaannya:Proses pemindaian berlangsung cepat sehingga mempercepat antrean saat boarding.Berikut stasiun yang telah menyediakan layanan face recognition:Baca juga: KAI dan KNKT Selesai Inspeksi Jalur KA Jelang Nataru, Tekankan Utamakan KeselamatanKAI mencatat penghematan Rp 375 juta dari pengurangan penggunaan kertas tiket sebanyak 25.576 rol setelah menerapkan layanan face recognition di 22 stasiun dengan total 67 line.VP Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut layanan ini sudah digunakan secara masif sepanjang Januari–November 2025, dengan lebih dari 10 juta pelanggan memanfaatkannya.“Layanan ini sudah digunakan oleh 10.230.218 pelanggan, sehingga proses akses ke peron menjadi lebih cepat,” kata Anne dalam keterangan tertulis, Minggu .Anne menambahkan, teknologi face recognition menjadi elemen penting dalam kesiapan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) karena peningkatan mobilitas di berbagai kota besar menuntut proses boarding yang lebih cepat dan efisien.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 14:06