Lewat Film dan Pentas Seni, Warga Purwokerto Galang Donasi untuk Korban Bencana di Sumatera

2026-01-12 17:06:51
Lewat Film dan Pentas Seni, Warga Purwokerto Galang Donasi untuk Korban Bencana di Sumatera
PURWOKERTO, – Aksi penggalangan dana bertajuk “Sumatera We Care” yang digagas sejumlah komunitas kreatif di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mendapat respons positif dari masyarakat.Kegiatan solidaritas untuk korban bencana di Sumatera tersebut digelar di Menara Teratai Purwokerto, Sabtu . Acara ini dikemas melalui pemutaran film, pentas tari, serta monolog yang menyuguhkan pesan kemanusiaan dan budaya.Program ini diinisiasi oleh Hompimpaa Visual bersama sembilan komunitas lokal, yakni Layar Kelas, Jagabaya Nuswantara, Jagongan Film, Galaksi Purwokerto, Purwokerto Healing, Semeja Kerja, Balai Film Banyumas, Fixlens, dan Eigerian Purwokerto.Selama kegiatan berlangsung, antusiasme pengunjung terlihat tinggi. Selain menikmati rangkaian acara seni dan budaya, masyarakat turut berdonasi untuk membantu warga Sumatera yang terdampak bencana.Baca juga: Pasar Induk Gedebage Hasilkan 1.300 Ton Kompos, Warga Bisa Ambil GratisPenanggung jawab program, Hilmy Nugraha, mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan empati masyarakat terhadap kondisi korban bencana di Sumatera."Kita di sini bisa menikmati fasilitas dan makanan enak, sementara saudara-saudara kita di Sumatera mungkin sedang dalam kondisi gelap gulita dan kesulitan makan. Melalui film, tari, dan monolog, kami ingin mengingatkan kondisi mereka," kata Hilmy kepada wartawan, Senin .Acara dibuka dengan penampilan tari dari Jagabaya Nuswantara sebagai simbol penghormatan untuk Aceh dan Sumatera.Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film serta monolog yang dibawakan Naura Salsabila Fabian.Sebanyak lima film karya sineas dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat diputar dalam kegiatan ini, yaitu Selubung Kain Putih, Tarian Gajah, Jamu Laut, Rakut Si Telu, dan Indos. Film Tembelek asal Banjarnegara menjadi penutup rangkaian pemutaran.Sejumlah penonton mengaku tertarik mengikuti kegiatan ini karena memadukan aksi kemanusiaan dengan ruang belajar budaya."Saya ingin ikut membantu saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera. Selain itu, saya juga ingin belajar lebih jauh tentang budaya Indonesia," ujar Fafa, salah satu pengunjung.Penonton lainnya, Anang, menyebut film Rakut Si Telu sebagai favoritnya. Menurut dia, film tersebut memberikan pesan kuat tentang pemulihan pascabencana."Yang perlu bangkit bukan hanya wilayahnya, tetapi juga kondisi mental masyarakatnya," kata Anang.Selama acara berlangsung, donasi dikumpulkan secara keliling oleh sembilan tim di sekitar area Menara Teratai. Hingga akhir kegiatan, total donasi sementara yang terkumpul mencapai Rp 5.384.000.Penggalangan dana masih dibuka hingga Minggu melalui rekening BNI 1261844097 atas nama Hompimpaa Alaium Gambreng. Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan kepada korban bencana di Sumatera melalui Yayasan Aceh Dokumenter.


(prf/ega)