- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan perkembangan bibit siklon tropis 91S yang tengah terbentuk di Samudera Hindia barat Lampung.Keberadaan bibit siklon tropis 91S ini berpotensi memengaruhi cuaca di sejumlah wilayah Sumatera.Peringatan ini disampaikan setelah analisis terbaru menunjukkan adanya penguatan dinamika atmosfer yang berdampak pada peningkatan curah hujan.Masyarakat diminta tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi gelombang tinggi dan hujan lebat.BMKG menegaskan informasi cuaca akan terus diperbarui untuk memastikan masyarakat memperoleh data terkini secara akurat.Baca juga: Beredar Kabar Bibit Siklon 91S Dekati Sumatera lalu Disusul 92S, BMKG Ungkap DampaknyaDilansir dari Antara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat tetap waspada menyikapi perkembangan bibit siklon tropis 91S yang terpantau di Samudera Hindia sebelah barat Lampung. “Masyarakat juga harus waspada adanya potensi peningkatan tinggi gelombang di Samudra Hindia, mulai dari sebelah barat Nias hingga selatan Banten, serta di perairan Selat Sunda bagian Selatan,” kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, dikutip di Jakarta, Rabu .BMKG mencatat bibit siklon tersebut berpotensi meningkatkan curah hujan di sebagian wilayah Sumatera.Faisal menjelaskan dinamika atmosfer aktif yang berlangsung saat ini dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung.Baca juga: Muncul Bibit Siklon Baru 92S Usai 91S Terpantau Dekati Sumatera, Ini Penjelasan BMKGBMKG menegaskan potensi 91S untuk berkembang menjadi siklon tropis dan masuk ke daratan—seperti Siklon Tropis Senyar—masih tergolong rendah.Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, tidak panik, dan terus memantau pembaruan cuaca dari kanal resmi BMKG.Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyampaikan bahwa 91S diprakirakan bergerak ke selatan hingga barat daya mulai 11 Desember 2025 siang atau sore.Selanjutnya, sistem ini diperkirakan bergerak konsisten menjauhi wilayah Indonesia pada 12 Desember 2025.“BMKG Pusat bersama BMKG Provinsi telah melakukan koordinasi dengan BNPB dan BPBD di wilayah terdampak untuk memastikan langkah mitigasi berjalan optimal sesuai kondisi potensi cuaca yang dipengaruhi oleh keberadaan 91S,” ujarnya.Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani mengingatkan masyarakat di pesisir barat–selatan Sumatera hingga Banten untuk mewaspadai hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
(prf/ega)
Ini Imbauan BMKG Terkait Perkembangan Bibit Siklon Tropis 91S di Barat Lampung
2026-01-12 15:53:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 16:42
| 2026-01-12 15:40
| 2026-01-12 14:54
| 2026-01-12 14:51
| 2026-01-12 14:28










































