Lagi-lagi Berulah, Residivis 3 Kali Masuk Penjara di Medan Keok Ditembak

2026-01-16 04:56:57
Lagi-lagi Berulah, Residivis 3 Kali Masuk Penjara di Medan Keok Ditembak
MEDAN, - Seorang residivis bernama Herdison Pili (49) nekat mencuri sepeda motor milik pengunjung hotel di Kota Medan demi bisa membeli narkoba.Aksi nekat ini berujung pada tindakan tegas kepolisian yang menembak kaki pelaku karena mencoba melarikan diri."Hasil interogasi, dia ini sudah tiga kali masuk penjara. Dua kali kasus pencurian dan satu kali narkoba. Dia mencuri ini katanya untuk membeli sabu," ungkap Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Fandi Setiawan kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Senin .Peristiwa ini bermula pada Jumat sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban bernama Muhammad (50) baru saja tiba di Hotel Heroes untuk menginap.Baca juga: Residivis Pencurian Ternak Serang Polisi Pakai Parang, Pelaku Tewas Tertembak"Korban parkir lah motornya terus mau menginap satu malam," kata Fandi.Namun, sekitar pukul 19.30 WIB, saat korban hendak keluar hotel untuk jalan-jalan, ia terkejut mendapati sepeda motornya sudah hilang dari area parkiran. Korban kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Kota.Petugas yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan dan menyisir area sekitar lokasi kejadian. Tak lama kemudian, polisi mencurigai seorang pria yang sedang mengendarai sepeda motor dengan ciri-ciri identik milik korban.Ternyata, pria tersebut adalah Herdison. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan kunci T yang digunakan pelaku untuk membobol motor korban.Herdison juga mengaku telah melakukan pencurian di lokasi lain. Namun, saat petugas melakukan pengembangan untuk mengecek lokasi tersebut, pelaku mencoba melarikan diri sehingga polisi terpaksa melepaskan tembakan ke arah kakinya.Kini, Herdison telah ditahan di Polsek Medan Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-16 03:27