Bupati Aceh Utara Mengeluh Tak Pernah Dikunjungi Prabowo: Apa Tak Tahu Ada Banjir

2026-02-04 08:11:59
Bupati Aceh Utara Mengeluh Tak Pernah Dikunjungi Prabowo: Apa Tak Tahu Ada Banjir
Jakarta - Bupati Aceh Utara, Ismail Jalil mengeluhkan wilayahnya sama sekali tidak pernah dikunjungi Presiden Prabowo Subianto saat meninjau banjir bandang di Sumatera. Dia mengaku heran dan mempertanyakan, apakah Kepala negara tidak mengetahui bahwa Aceh Utara juga terdampak bencana.Keluhan tersebut disampaikan Ismail di hadapan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam rapat koordinasi satgas pemulihan pascabencana di Aceh, Selasa ."Mungkin di Aceh Utara selama ini Pak Presiden selalu ke Tamiang dan Takengon Aceh Tengah dan juga hadir di Pidie Jaya. Termasuk Wapres. Tapi di Aceh Utara kayaknya kemana saya rasa, apa (Prabowo) nggak tahu ada banjir," kata Ismail dalam rapat. AdvertisementIsmail menyatakan, mayoritas kecamatan di Aceh Utara porak-poranda terkena banjr bandang. Namun, ia menduga kabar tentang Aceh Utara tidak viral karena putusnya jaringan internet di sana.Ismail bahkan  sempat menangis dan memohon bantuan helikopter ke pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakatnya."Kami bisa melihat saja bagaimana rumah hanyut. Kemudian bagaimana sarana ibadah hanyut. Kemudian manusianya hanyut dibawa arus kami hanya bisa melihat di atap-atap," kata dia. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-02-04 07:25