Sosok Endy, Dosen Vokasi Undip yang Pegang 30 Hak Paten Karya Intelektual

2026-01-12 06:02:51
Sosok Endy, Dosen Vokasi Undip yang Pegang 30 Hak Paten Karya Intelektual
- Di samping kesibukannya mengajar di Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip), Dr. Mohamad Endy Julianto, S.T., M.T., aktif dalam kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah.Ia dikenal memang memiliki segudang prestasi dan pencapaian di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) ini hingga kini memegang hak paten atas 30 karya intelektual (KI) resmi, dilansir Antaranews, Senin .Salah satunya, karya tahun 2024 berjudul “Proses Inaktivasi Enzimatis untuk Produksi Super Teh Hijau Kompetitif Menggunakan Steamer Pendispersi Silinder”, berupa paten sederhana dengan Granted IDS000007201.Baca juga: Undip Boyong 5 Penghargaan dari Kontes Kapal Indonesia 2025Endy lahir di Kendal, 31 Juli 1971. Endy menempuh pendidikan tinggi di bidang Ilmu Teknik Kimia di Undip.Gelar Sarjana Teknik Kimia berhasil ia gapai pada tahun 1998. Kemudian Endy melanjutkan studi Magister Teknik di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lulus pada tahun 2003.Selanjutnya, ia menuntaskan pendidikan Doktor Ilmu Teknik Kimia di Universitas Diponegoro pada tahun 2025.Dengan statusnya sebagai dosen ia telah menghasilkan 31 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal hingga saat ini.Sebanyak 74 publikasi masuk di jurnal internasional. Ia juga melaksanakan 29 penelitian sejak tahun 2006 hingga 2023.Baca juga: Undip Kirim Tim Tanggap Darurat ke Sumbar, Bantu Tangani Korban BanjirSejak 2007 Endy konsisten melakukan pengabdian kepada masyarakat. Kemudian ia juga menghasilkan segudang inovasi berdampak yang menjadi solusi nyata bagi masyarakat atas berbagai permasalahan.Berkat kerja keras dan kontribusinya, dalam lima tahun terakhir Endy mendapat 10 penghargaan.Salah satu penghargaan mengapresiasinya sebagai Dosen Pemilik Paten Granted Terbanyak Tahun 2024 dari Universitas Diponegoro.Dok. Undip Universitas Diponegoro.Untuk Sekolah Vokasi Undip, Endy punya mimpi untuk mewujudkan pendidikan yang dapat diakses mahasiswa secara gratis melalui inovasi berbasis produk.Endy berharap, perubahan kurikulum berbasis produk inovasi dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk lebih banyak belajar secara praktik, mengembangkan, dan menghasilkan produk yang bernilai jual.“Mahasiswa vokasi dapat meningkatkan pembelajaran praktik hingga mampu mengembangkan dan menghasilkan produk yang bisa dikomersialisasikan. Hasilnya nanti dapat digunakan untuk membantu biaya perkuliahan atau pendidikan. Itulah Harapan yang saat ini sedang kami upayakan,” ungkapnya.Dia yakin cara ini dapat mengasah kemampuan dan meningkatkan produktivitas mereka agar lebih siap menghadapi dunia industri dan dunia kerja.Endy mendorong mahasiswa, dosen, serta seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan bergerak maju bersama.Baca juga: Undip Gaet TU Berlin Temukan Solusi Atasi Problem di Kawasan Pesisir“Goals saya adalah dapat membantu dan bermanfaat untuk orang lain melalui penghasilan produk yang bisa dikomersialisasikan, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan. Hanya saja, saat ini tantangannya adalah waktu yang masih perlu saya sesuaikan,” tambahnya.


(prf/ega)