16 Warga Purworejo Mundur dari Penerima Bansos, Kepala Desa: Contoh Nyata Kejujuran

2026-02-04 16:33:39
16 Warga Purworejo Mundur dari Penerima Bansos, Kepala Desa: Contoh Nyata Kejujuran
PURWOREJO, - Sebanyak 16 penerima bantuan sosial Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Krandegan resmi melakukan graduasi mandiri pada November 2025.Langkah ini menjadi bukti nyata tumbuhnya kesadaran dan kemandirian warga untuk tidak lagi bergantung pada bantuan sosial pemerintah.Mereka mundur agar bantuan tersebut bisa diberikan kepada mereka yang lebih membutuhkan.Graduasi mandiri merupakan keputusan sukarela dari penerima bantuan yang merasa kondisi ekonominya telah membaik sehingga tidak lagi layak menerima bantuan.Baca juga: 1.000 KPM Pemalang Resmi Lulus Graduasi, Bupati Anom: Energi Positif untuk Turunkan KemiskinanKeputusan ini dinilai sebagai indikator keberhasilan program pemberdayaan yang dijalankan pemerintah desa bersama pendamping PKH.Kepala Desa Krandegan, Dwinanto, menyampaikan apresiasi tinggi atas ketulusan warga yang memilih mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.“Ini adalah contoh nyata kejujuran, integritas, dan rasa tanggung jawab sosial. Mereka menunjukkan bahwa bantuan negara harus benar-benar diterima oleh yang membutuhkan. Kami bangga dan sangat mengapresiasi keberanian serta niat baik mereka,” ujarnya pada Selasa .Apresiasi serupa juga disampaikan Pendamping PKH Desa Krandegan, Hendrawan.Ia menegaskan bahwa graduasi mandiri merupakan tujuan utama dari program PKH.“PKH bukan sekadar memberi bantuan, tapi mendorong keluarga penerima agar bisa mandiri dan meningkatkan taraf hidupnya. Graduasi 16 KPM ini menunjukkan bahwa tujuan tersebut benar-benar tercapai,” tuturnya.Sementara itu, salah satu warga yang melakukan graduasi mandiri, Rintih, mewakili 15 rekannya, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang selama ini diterima.“Kami sangat bersyukur karena PKH telah banyak membantu kehidupan keluarga kami. Sekarang kondisi ekonomi sudah membaik, jadi kami memilih graduasi agar bantuan bisa diteruskan kepada warga lain yang lebih membutuhkan,” ungkapnya.Langkah inspiratif 16 KPM ini diharapkan menjadi contoh bagi penerima bantuan lainnya.Keberhasilan program sosial tidak hanya diukur dari banyaknya bantuan yang disalurkan, tetapi dari seberapa banyak keluarga yang berhasil bangkit dan mandiri secara ekonomi.Pemerintah Desa Krandegan berharap tren positif ini terus berlanjut seiring meningkatnya kesejahteraan warga melalui berbagai program pemberdayaan desa yang berkelanjutan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-02-04 16:37