JAKARTA, - Kapan kenaikan UMP 2026 diumumkan masih menjadi perhatian publik menjelang pergantian tahun. Pemerintah pusat dan daerah menyatakan perumusan upah minimum sudah mendekati final, tetapi pengumuman resminya masih ditunggu.Di DKI Jakarta, Gubernur Pramono Anung Wibowo menyampaikan pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 hampir selesai. Ia menyebut penyelarasan akhir akan dilakukan pekan ini.“Pembahasan sudah hampir final, dan dalam minggu ini kami akan merapatkan secara khusus untuk segera difinalkan,” ujar Pramono di Muara Baru, Jakarta Utara, Senin , dikutip dari Antara.Baca juga: Pemprov Jateng Batal Tetapkan UMP 2026 Hari Ini, Disnakertrans: Diminta Menunggu SajaIa mengakui perbedaan usulan antara kelompok buruh dan pengusaha masih menjadi kendala. Karena itu, Pemprov DKI harus menjadi penengah.“Pemerintah Jakarta kan harus menjadi wasit yang adil,” ujarnya. Pramono memastikan bahwa keputusan akan mempertimbangkan keadilan bagi semua pihak.Dari pemerintah pusat, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memastikan bahwa survei kebutuhan hidup layak (KHL) minimal di semua provinsi telah rampung. Data ini menjadi basis utama penetapan UMP 2026.Dengan pendekatan KHL, besaran kenaikan upah dipastikan berbeda di tiap daerah, bahkan antarkabupaten dan kota dalam satu provinsi.Baca juga: Pramono: UMP Jakarta 2026 Hampir Final, Pekan Ini Dibahas“Bisa jadi ada yang lebih tinggi dari tahun lalu tetapi bisa juga ada yang lebih rendah,” kata Yassierli.Ia menambahkan, rumusan penyesuaian upah kini memasuki tahap final dan akan diumumkan dalam waktu dekat. “Tunggu saja,” ujarnya singkat.Yassierli juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, serikat buruh, dan pekerja untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.Menurut dia, dari sekitar 150 juta angkatan kerja di Indonesia, 60 persen berada di sektor informal sehingga perlindungan dan pelatihan menjadi semakin mendesak.Pemerintah juga terus menyediakan balai latihan kerja untuk meningkatkan keterampilan pekerja menghadapi perkembangan teknologi.Baca juga: Aturan Belum Terbit, Disnakertrans DIY Khawatir Pengumuman UMP MundurSebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut regulasi terkait penetapan UMP 2026 sudah diparaf dan hanya menunggu waktu pengumuman.Ia memastikan formula UMP masih sama dengan tahun sebelumnya, tetapi indeks kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi mengalami penyesuaian.“UMP sudah selesai, formulanya sama, indeksnya berbeda. Nanti akan diumumkan pada waktunya,” kata Airlangga.Pemerintah menargetkan UMP 2026 diumumkan sebelum 31 Desember 2025 agar dapat diterapkan mulai Januari 2026. Sosialisasi dengan pemangku kepentingan disebut masih berlangsung sebelum pengumuman resmi disampaikan.
(prf/ega)
Kapan UMP 2026 Diumumkan? Ini Penjelasan Terbaru Pemerintah
2026-01-12 11:44:22
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 12:20
| 2026-01-12 11:53
| 2026-01-12 11:37
| 2026-01-12 10:58
| 2026-01-12 10:31










































