Pinjol Resmi OJK November 2025: 96 Aplikasi Legal dan Aman untuk Pinjam Uang Online

2026-02-01 20:21:33
Pinjol Resmi OJK November 2025: 96 Aplikasi Legal dan Aman untuk Pinjam Uang Online
– Pinjaman online atau pinjol masih menjadi solusi cepat bagi masyarakat yang membutuhkan dana tanpa proses rumit. Meski praktis, masyarakat tetap perlu waspada karena tidak semua aplikasi pinjol aman dan berizin.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan agar masyarakat hanya menggunakan layanan pinjol OJK resmi yang terdaftar dan berizin. Hal ini penting untuk menghindari risiko penipuan dan penyalahgunaan data pribadi yang sering terjadi pada pinjol ilegal.Baca juga: Tabel Angsuran KUR Mandiri November 2025: Pinjaman hingga Rp 500 Juta, Cek CicilannyaOJK secara rutin memperbarui daftar penyelenggara fintech lending (pinjol legal) yang sudah mengantongi izin resmi. Berdasarkan data terakhir per 15 Oktober 2025, terdapat 96 perusahaan pinjol resmi OJK yang masih aktif hingga November 2025.“Sampai dengan 31 Agustus, total jumlah penyelenggara LPBBTI/Fintech P2PL yang berizin di OJK adalah sebanyak 96 perusahaan,” tulis OJK.Dengan adanya daftar ini, masyarakat dapat memilih layanan pinjol yang aman dan terjamin legalitasnya.Baca juga: Tabel Angsuran KUR BRI November 2025: Pinjaman Rp 1 Juta-Rp 200 Juta, Cek CicilannyaBerikut daftar lengkap 96 pinjol resmi OJK per November 2025 yang bisa digunakan masyarakat untuk mengajukan pinjaman online dengan aman:Baca juga: Daftar Kereta Ekonomi New Generation per November 2025, Cek Rute dan Harga TiketnyaBaca juga: Cara Cek Nama Penerima Bansos November 2025, Klik cekbansos.kemensos.go.id


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#3

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-02-01 20:00