Gibran: Indonesia Berkomitmen Memperluas Investasi di Afrika Selatan

2026-01-13 06:40:54
Gibran: Indonesia Berkomitmen Memperluas Investasi di Afrika Selatan
JOHANNESBURG, - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengatakan, Indonesia berkomitmen memperluas investasi di Afrika Selatan.Gibran menyampaikan hal itu dalam pidatonya saat menghadiri acara Indonesia-Africa CEO Forum di Johannesburg, Afrika Selatan. Ajang ini juga merupakan rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20."Indonesia juga berkomitmen untuk memperluas investasi di Afrika Selatan. Afrika Selatan adalah mitra strategis dan pintu gerbang kami ke pasar Afrika," kata Gibran saat pidato dalam bahasa Inggris pada Jumat waktu setempat.Jurnalis Kompas.com Rahel Narda Catherine ikut serta dalam kunjungan kerja rombongan Wapres Gibran di Afrika Selatan. Ikuti laporan langsung tentang kegiatan Wapres Gibran di Sini.Baca juga: Tiba di Afrika Selatan, Gibran Langsung Berpidato di Indonesia-Africa CEO ForumDi saat yang sama, Gibran menyebut bahwa Indonesia juga menawarkan sejumlah hal ke Afrika Selatan, di antaranya kapasitas industri, sumber daya manusia, hinga akses ke pasar ASEAN."Indonesia juga menawarkan kapasitas industri, sumber daya manusia, jaringan manufaktur, teknologi, dan akses ke pasar ASEAN," ujarnya.Dalam kesempatan itu, Gibran menyebut bahwa kehadiran Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia dan Afrika Selatan menunjukkan bahwa pemerintah dan sektor swasta dapat bekerja sama."Saya juga menyambut baik penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang industri strategis hari ini, saya berharap ini akan membawa manfaat besar bagi kedua negara," katanya.Menurut Gibran, Afrika berkembang sangat pesat dan memiliki banyak potensi."Afrika adalah masa depan, dan Indonesia ingin membangun masa depan itu bersama Afrika," ujarnya.Baca juga: Tepuk Tangan Meriah Saat Gibran Sebut Indonesia-Afrika Selatan Bebas VisaSebelum mengakhiri pidatonya, Gibran kembali menekankan komitmen Indonesia untuk meningkatkan investasi dan kerja sama ekonomi dengan Afrika."Jadi, jika ada pertanyaan, mohon beri tahu kami. Hadir bersama saya, salah satu menteri terbaik, wakil menteri, dan duta besar terbaik kami, dan tentu saja, teman kami dari KADIN Indonesia," ucapnya."Kami terbuka untuk membantu Anda semua karena Afrika adalah benua yang akan menentukan masa depan," sambung dia.Adapun forum ini merupakan salah satu rangkaian dari KTT G20 di Afrika Selatan.Gibran dijadwalkan akan berpidato untuk mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam KTT G20 pada 22-23 November 2025.Baca juga: Gibran Sampaikan Salam dari Prabowo Saat Berpidato di Indonesia-Afrika CEO Forum


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-13 04:59