Transum Jakarta Makin Diminati, Transjakarta dan MRT Catat Lonjakan Penumpang

2026-01-15 22:40:11
Transum Jakarta Makin Diminati, Transjakarta dan MRT Catat Lonjakan Penumpang
JAKARTA, - Jakarta menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan transportasi publik secara bulanan maupun tahunan pada Oktober 2025.Lonjakan jumlah penumpang secara tahunan terlihat pada MRT, LRT, dan Transjakarta, yang dapat menunjukkan makin banyak warga menggunakan angkutan publik.Kenaikan ini juga sejalan dengan meningkatnya frekuensi perjalanan dan jumlah armada yang beroperasi di beberapa moda.Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta yang dirilis pada Senin, mencerminkan pergerakan mobilitas masyarakat yang semakin aktif menggunakan transportasi umum di Jakarta.Baca juga: Transportasi Publik Jakarta Raih Predikat Terbaik Kedua se-Asia TenggaraTransjakarta menjadi moda dengan jumlah penumpang terbesar sepanjang Oktober 2025, yakni 40.360.840 orang.Angka tersebut naik 10,77 persen secara bulanan (m-to-m) dari September 2025 yang mencapai 36.437.848 penumpang.Dibandingkan Oktober 2024 (y-on-y), terjadi kenaikan 13,23 persen dari total 35.646.480 penumpang.Secara kumulatif Januari–Oktober 2025, jumlah penumpang Transjakarta mencapai 339.113.847 orang, naik 7,07 persen dibanding 2024.Jumlah bus yang beroperasi pada Oktober 2025 tercatat 5.073 unit, naik 0,40 persen dari September 2025 dan meningkat 11,42 persen dibandingkan Oktober 2024.Total armada yang beroperasi sepanjang Januari–Oktober 2025 mencapai 48.481 unit, tumbuh 8,61 persen secara tahunan.Baca juga: Kemang Masuk Daftar Jalan Terkeren Dunia: Peringkat 16 Global dan Ketiga di Asia TenggaraJumlah penumpang MRT Jakarta pada Oktober 2025 tercatat 4.398.017 orang. Angka ini naik 12,37 persen dibandingkan September 2025 secara bulanan dan meningkat 13,90 persen dibandingkan Oktober 2024.Secara kumulatif Januari–Oktober 2025, jumlah penumpang MRT mencapai 37.359.772 orang, atau meningkat 13,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.Dari sisi operasional, realisasi perjalanan MRT mencapai 8.325 perjalanan pada Oktober 2025, naik 4,64 persen dari September 2025 atau bertambah 369 perjalanan.Namun secara tahunan, jumlah perjalanan MRT tidak berubah dibandingkan Oktober 2024.Total perjalanan sepanjang Januari–Oktober 2025 sebesar 79.556 perjalanan, sedikit turun 0,30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.Baca juga: Pemprov DKI Sebut 8 Kota Ini Bikin Jakarta Jadi Ibu Kota Terpadat di Dunia Versi PBB


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-15 21:35