Mentan Kirim 153 Truk Isi Sembako ke Sumatera, Bantuan Korban Banjir

2026-01-12 08:18:59
Mentan Kirim 153 Truk Isi Sembako ke Sumatera, Bantuan Korban Banjir
JAKARTA, - Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, melepas keberangkatan 153 truk berisi bantuan sembako untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Bantuan tahap kedua ini merupakan kerja sama Kementerian Pertanian (Kementan) dan Bapanas dengan total anggaran sebesar Rp 10 miliar. “Hari ini kita berangkatkan bantuan untuk saudara-saudara kita ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ini dalam bentuk barang dari Kementan Peduli, dari jajaran dan pejabat Kementan, serta perusahaan mitra,” ujar Amran saat pelepasan bantuan di Kantor Pusat Kementan, Kamis . Bantuan logistik tersebut akan diberangkatkan menggunakan kapal dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Baca juga: Kebutuhan Banjir Aceh, Mentan Setujui Usulan 10.000 Ton Beras dari Gubernur Mualem Adapun, paket bantuan berisi berbagai kebutuhan pokok dan sandang, antara lain sosis, mie instan, biskuit, makanan ringan, sarden, kecap, garam, gula, beras, air mineral, pakaian anak-anak dan dewasa, pakaian dalam, daster, sarung, mukena, handuk, selimut, sajadah, kasur lipat, serta terpal. “Ini adalah wujud kepedulian dan gotong royong kita untuk saudara-saudara di Sumatera. Negara hadir, bergerak cepat, dan memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” paparnya. Kementan mencatat telah mendistribusikan total 360 truk bantuan melalui program Kementan Peduli, termasuk pengiriman tahap pertama pada Kamis . Selain bantuan logistik, lanjut Amran pemerintah juga menyiapkan anggaran besar untuk penanganan bencana Sumatera. Anggaran terdiri dari dana reguler sebesar Rp 918 miliar yang diberikan atas instruksi Presiden Prabowo, serta dana nonreguler sebesar Rp 330 miliar yang dialokasikan berdasarkan permintaan dari pemerintah provinsi terdampak. Baca juga: HUT ke-68, Pertamina Kirim 144 Tabung LPG ke Aceh Terdampak Bencana Jika digabungkan, total bantuan pemerintah mencapai sekitar Rp 1,249 triliun. Dengan demikian, pemerintah tidak hanya mengirim bantuan logistik, tetapi juga menyediakan dukungan pendanaan untuk mempercepat penanganan dan pemulihan di wilayah bencana. “Selain Kementan Peduli, terdapat bantuan pemerintah yang totalnya untuk reguler Rp 918 miliar, ini perintah Bapak Presiden Prabowo. Yang kedua adalah nonreguler berdasarkan permintaan dari provinsi, nilainya Rp 330 miliar. Totalnya sekitar Rp 1,249 triliun dari pemerintah,” beber Mentan. Untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar, Mentan menugaskan pejabat Kementan dan Bapanas di tiga provinsi terdampak. Mereka bertugas mengawal proses distribusi mulai dari Jakarta hingga ke posko BNPB dan wilayah-wilayah yang paling membutuhkan. “Bantuan kami lepas di Kementan, kemudian kami kawal hingga diberangkatkan di Tanjung Priok. Penanggung jawab Kementan dan Bapanas di tiga provinsi menerima bantuan dan mengawalnya hingga posko BNPB dan wilayah terdampak,” lanjutnya. Amran memastikan komitmen pemerintah untuk memperkuat penanganan bencana hingga kondisi masyarakat di wilayah terdampak berangsur pulih. Ia mengatakan Kementan, Bapanas, pemerintah daerah, TNI/Polri, BNPB, dan seluruh mitra akan terus bekerja bahu-membahu membantu warga yang terdampak bencana.Baca juga: Mentan dan Wakapolri Lepas Pengiriman 827,5 Ton Beras ke 6 Provinsi di Papua


(prf/ega)