Akurasi Data Kemiskinan dan Bansos, UBL Buat Program 'Si Bang Kodir Reborn'

2026-01-14 05:29:19
Akurasi Data Kemiskinan dan Bansos, UBL Buat Program 'Si Bang Kodir Reborn'
LAMPUNG, - Universitas Bandar Lampung (UBL) meluncurkan program inovatif bernama "Si Bang Kodir Reborn" yang bertujuan untuk meningkatkan akurasi data kemiskinan dan penyaluran bantuan sosial (bansos).Program ini telah diadopsi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat.Dosen Fakultas Ilmu Komputer (FIK) UBL, Ari Kurniawan Saputra menjelaskan, aplikasi ini dikembangkan bersama mahasiswa Ahmad Shaleh Kurniawan, dengan waktu pengembangan yang direncanakan dari 2023 hingga 2025."Aplikasi ini dirancang sebagai solusi atas kebutuhan data kemiskinan yang lebih akurat, transparan, dan mudah diakses masyarakat," ungkapnya saat dihubungi pada Senin .Baca juga: Jumlah Pemudik Turun 24 Persen, Akademisi UBL Soroti Efisiensi Anggaran dan Lesunya EkonomiAri menambahkan, aplikasi ini terintegrasi dengan data Regsosek Bappenas, menggantikan penggunaan data P3KE, dan memungkinkan proses permintaan, verifikasi, pembaruan data, serta pengecekan bantuan dilakukan secara mandiri.Aplikasi ini dapat diakses melalui laman sibangkodir.lampungselatankab.go.id."Melalui sistem yang semakin akurat, ratusan rumah warga telah diperbaiki, 2.648 keluarga mendapatkan BLT Dana Desa, serta berbagai bantuan sosial lainnya tersalurkan secara lebih adil dan tepat sasaran,” jelasnya.Baca juga: 2 TNI Tersangka Penembakan 2 Polisi, Akademisi UBL: Harus Disidang di Peradilan UmumRektor UBL, Prof Yusuf Barsuman juga menyampaikan bahwa kolaborasi ini memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat."Kami bangga bahwa keilmuan dosen dan mahasiswa UBL dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ketepatan data dan mendukung program pengentasan kemiskinan,” katanya.Dengan adanya program ini, diharapkan penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan dengan lebih efektif, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat secara langsung.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-14 03:37