BANDA ACEH, – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) bersama Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) dan Indonesia Geothermal Golf Community (IGGC) menunjukkan solidaritas bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana alam.Sejak akhir November 2025, wilayah ini diguyur cuaca ekstrem yang memicu banjir bandang dan longsor, merusak permukiman serta fasilitas umum.Respons cepat dilakukan dengan menyalurkan bantuan tanggap darurat yang diterima langsung oleh Pemerintah Provinsi Aceh pada Rabu di Koopsud I Lanud Sultan Iskandar Muda, posko terpadu penanganan bencana.Penyerahan simbolis dilakukan oleh Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE, Edwil Suzandi, kepada Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., yang mengkoordinasikan distribusi bantuan ke beberapa kabupaten terdampak.Baca juga: Viral Harga Beras Bantuan Rp 60.000 Per Kg, Mentan Amran Minta Maaf Ada Salah TulisBantuan mencakup logistik makanan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, sarden kaleng, garam, teh celup, dan air mineral.Selain itu, PGE juga menyalurkan kebutuhan non-makanan berupa sabun cair, sampo, sikat gigi, pasta gigi, pembalut, popok bayi, paket obat-obatan, selimut, terpal, kantong sampah, emergency family kit, dan matras.Edwil Suzandi menegaskan, bantuan ini bagian dari tanggung jawab sosial PGE dalam mendukung masyarakat menghadapi krisis.“Mewakili PGE, saya ingin menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Kehadiran dukungan menjadi sangat penting. Kami berharap pemulihan Aceh dapat segera terlaksana sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala,” ujarnya, melalui keterangan pers, Kamis .Baca juga: Disinggung Gubernur Mualem soal Bantuan Hilang, Bupati Bener Meriah: Mungkin Dia Salah NgomongWakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas bantuan dari PGE, API, dan IGGC. “Bantuan-bantuan ini akan segera kami distribusikan ke daerah-daerah terdampak,” katanya.Upaya penyaluran bantuan tidak berhenti pada tahap awal. Koordinasi intensif dengan berbagai instansi akan terus dilakukan agar pemenuhan kebutuhan masyarakat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.Edwil menambahkan, keberhasilan pemulihan membutuhkan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.PGE merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy PT Pertamina (Persero), bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi.Baca juga: HUT ke-68, Pertamina Kirim 144 Tabung LPG ke Aceh Terdampak BencanaSebagai informasi, saat ini PGE mengelola 15 wilayah kerja dengan kapasitas terpasang 1.932 MW, terdiri dari 727 MW dikelola langsung dan 1.205 MW melalui skema Kontrak Operasi Bersama.Kapasitas ini menyumbang sekitar 70 persen dari total kapasitas panas bumi Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sekitar 10 juta ton per tahun.Sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia, PGE berkomitmen memaksimalkan pengelolaan panas bumi dan produk turunannya, serta berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global untuk mendukung target net zero emission Indonesia 2060.PGE tercatat memiliki rekam jejak ESG unggul dengan 18 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 hingga 2025.
(prf/ega)
PGE dan Mitra Bergerak Cepat Bantu Aceh Pascabencana
2026-01-12 07:35:17
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:38
| 2026-01-12 06:35
| 2026-01-12 05:16










































