5 Fakta Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Ratusan Los Hangus, Aktivitas Terganggu

2026-01-12 16:15:28
5 Fakta Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Ratusan Los Hangus, Aktivitas Terganggu
- Kebakaran hebat menghanguskan los pepaya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin pagi .Insiden ini sempat memicu kepanikan pedagang dan warga sekitar, terutama setelah dua kali suara ledakan terdengar dari area los yang dipenuhi bahan mudah terbakar.Sekitar pukul 07.30 WIB, sejumlah pedagang tampak berlarian menjauh dari lokasi kebakaran sesaat setelah suara ledakan terdengar.Sebagaimana diberitakan Kompas.com, Senin , kepulan asap hitam pekat tampak membumbung tinggi dari kompleks pasar, menandai cepatnya api menjalar.Sejumlah unit pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan si jago merah.Petugas berjibaku memadamkan api yang terus membesar dan melahap bangunan los pepaya.Komoditas dagangan yang mudah terbakar diduga menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api di area tersebut.Berikut fakta-fakta yang perlu diketahui terkait kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati.Baca juga: Kronologi Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Ada Suara Ledakan Disusul Asap Hitam / RUBY RACHMADINA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pascakebakarani pada Selasa . Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati meninggalkan kerusakan besar pada salah satu pusat distribusi pangan utama Jakarta.Berikut sejumlah fakta penting terkait insiden yang memicu kepanikan pedagang dan mengganggu aktivitas perdagangan tersebut.Baca juga: Benarkah Colokan dan Stopkontak Longgar Bisa Sebabkan Kebakaran? Ini Kata Dosen ElektroKebakaran yang menghanguskan los buah, khususnya los pepaya, di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin pagi , diduga bermula dari korsleting listrik di sebuah toko plastik di sekitar lokasi.Ridwan, seorang sopir truk yang berada di area pasar saat kejadian, mengatakan api pertama kali muncul dari toko plastik yang letaknya tak jauh dari los pepaya, sebelum kemudian merembet cepat ke bangunan di sekitarnya.Ia mengaku mendengar suara ledakan ketika tengah parkir untuk bongkar muat.“Awalnya dari toko plastik dekat situ, korsleting. Saya dengar ledakan, posisi mobil lagi parkir bongkar muat, saya sedang duduk di warung,” ujar Ridwan dikutip dari Kompas.com, Senin .Baca juga: Berkaca dari Kebakaran Terra Drone, Pakar Jelaskan Risiko Baterai Lithium dan Standar Keselamatan Gedung


(prf/ega)