Momen Siswa SMAN 72 Curhat ke Pramono Usai Tragedi Ledakan

2026-01-12 09:53:15
Momen Siswa SMAN 72 Curhat ke Pramono Usai Tragedi Ledakan
JAKARTA,  - Momen haru terjadi dalam acara pengukuhan Pelajar Duta Trantibum (Prabu) Jakarta 2025 di Jakarta Convention Center (JCC) Kemayoran, Kamis .Seorang siswa SMAN 72 Jakarta, MA, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung atas perhatian dan bantuan pemerintah terhadap korban ledakan di sekolahnya.Dengan suara bergetar, Akbar mengungkapkan rasa duka dan terima kasih kepada Pramono serta Pemprov DKI Jakarta yang telah menanggung seluruh biaya pengobatan korban insiden tersebut.Baca juga: Satu Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Dipindah ke RSCM, Bakal Cangkok Kulit“Saya turut berduka cita atas teman-teman seperjuangan saya. Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah membantu teman-teman saya yang terkena luka dari insiden kemarin,” ucap Akbar.Melihat Akbar menangis, Pramono pun langsung memeluk, dan menenangkan siswa tersebut di depan ribuan peserta acara.“Semangat, semangat, semangat,” teriak para siswa yang datang.Akbar kemudian menyampaikan tekadnya untuk bergabung dalam program Prabu Jakarta sebagai bentuk komitmen menjaga sekolahnya dan mencegah peristiwa serupa terjadi lagi.“Saya memilih bergabung di Prabu agar bisa menjaga SMA Negeri 72 Jakarta Utara. Saya juga ingin mengajak teman-teman agar menjauhi perundungan dan kekerasan,” ucap dia.Menanggapi ucapan Akbar, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta telah menanggung seluruh biaya pengobatan korban ledakan.Ia langsung turun ke lokasi kejadian dan ke rumah sakit sesaat setelah insiden terjadi.“Ketika kejadian itu, saya langsung datang ke sekolah dan rumah sakit. Semua biaya korban ditanggung penuh oleh Pemprov DKI,” ujar Pramono.Baca juga: Pelaku Ledakan SMAN 72 Dirawat di RS Polri, Jalani Pemulihan Medis dan PsikologisPramono menekankan pentingnya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah untuk mencegah kasus serupa di masa depan.“Saya sudah minta Kepala Dinas Pendidikan untuk memperkuat pendidikan karakter dan pencegahan. Kasus di SMA 72 tidak ada hubungannya dengan diskriminasi atau intoleransi. Ini murni masalah pengaruh negatif yang harus kita antisipasi bersama,” tutur dia.Di sisi lain, Pramono juga memberikan apresiasi kepada para siswa SMAN 72 yang tetap hadir dalam kegiatan Prabu Jakarta meski baru saja mengalami tragedi.Ia menyebut mereka sebagai generasi yang berani bangkit dan menjadi teladan bagi pelajar lain di ibu kota.


(prf/ega)