Pertamina Tembus Daerah Terisolasi, BBM Tiba di Bireuen Aceh

2026-01-12 15:25:55
Pertamina Tembus Daerah Terisolasi, BBM Tiba di Bireuen Aceh
BIREUEN, – PT Pertamina (Persero) mengerahkan relawan awak mobil tangki (AMT) untuk menembus kawasan yang terisolasi. Salah satunya Kabupaten Bireun, Aceh.Kabupaten Bireuen menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak banjir bandang yang melanda Aceh. Akses jalan terputus, listrik padam di beberapa titik, dan suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU menipis.AMT bergerak dari Fuel Terminal (FT) Krueng Raya di Aceh. Truk-truk tangki pembawa Pertalite dan Biosolar ini dipacu menuju Bireuen setelah jalur utama dari FT Lhokseumawe tidak bisa dilewati.Baca juga: BBM Langka, Warga Tarutung Tapanuli Utara Antre di SPBU hingga 15 JamSalah satu AMT yang terlibat dalam misi tersebut adalah Muzammil (43), warga asli Bireuen. Ia menuturkan bahwa dirinya langsung bersedia ketika ditunjuk sebagai relawan.“Kami diberikan kepercayaan untuk membantu masyarakat yang saat ini terdampak,” kata Muzammil.Ia menjelaskan, perjalanan menuju Bireuen kali ini jauh lebih menantang. Truk harus melewati genangan air, menghindari ruas jalan yang rusak, serta memutar rute akibat jembatan darurat yang terputus diterjang material lumpur dan kayu.Meski menghadapi banyak hambatan, Muzammil mengaku lega begitu selang pengisian BBM masuk ke tangki pendam SPBU.“Tetap semangat untuk semua yang bertugas, bahwa yang kita lakukan pada hari ini adalah sebuah manfaat di kemudian hari,” ujarnya.Baca juga: Pertamina: Penyaluran BBM dan LPG Berangsur Pulih, Bener Meriah-Aceh MenyusulRelawan lainnya, Reza Andhika (31), merasakan hal yang sama. Baginya, penugasan kali ini bukan sekadar mengantarkan BBM, melainkan memastikan roda kehidupan warga dapat kembali berjalan.“Kepercayaan itu ada karena dedikasi kita dalam menjalani pekerjaan, dan ini menjadi sebuah kebanggaan untuk bisa membantu masyarakat,” kata Reza.Ia mengungkapkan, perjalanan yang biasanya dapat ditempuh dalam hitungan jam kini memakan waktu berlipat ganda.Kendati demikian, ia memahami bahwa suplai BBM sangat dibutuhkan untuk kendaraan logistik, alat evakuasi, serta pemulihan ekonomi masyarakat.“Kami harus tetap menghantarkan energi yang tak boleh terputus untuk masyarakat,” ujarnya.Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa seluruh proses penyaluran tetap mengikuti standar keselamatan yang ketat di tengah situasi darurat.“Pertamina selalu memastikan AMT beroperasi dengan menjaga keselamatan, termasuk pembaruan informasi jalur yang aman. Keselamatan menjadi yang utama, namun komitmen menjaga suplai energi juga menjadi tanggung jawab Pertamina untuk melayani masyarakat sepenuh hati,” ujar Fahrougi.Ia menegaskan bahwa Pertamina akan terus hadir di wilayah-wilayah yang terdampak, memastikan tidak ada daerah yang tertinggal selama masa pemulihan.


(prf/ega)