Warga Jayawijaya Tewas Usai Dianiaya Oknum TNI, Keluarga Ramai-ramai Bawa Jenazah ke Kodim

2026-01-31 09:02:42
Warga Jayawijaya Tewas Usai Dianiaya Oknum TNI, Keluarga Ramai-ramai Bawa Jenazah ke Kodim
JAYAWIJAYA, - Seorang warga sipil bernama Frankly Kogoya diduga tewas usai dianiaya oleh oknum TNI yang bertugas di Kodim 1702/Jayawijaya berinisial Sertu S di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin .Hal ini memicu kemarahan keluarga korban, sehingga pada Rabu , mereka membawa jenazah korban dan menggarak ke Markas Kodim 1702/Jayawijaya.Komandan Distrik Militer (Dandim) 1702/Jayawijaya, Letnan Kolonel (Letkol), Arh Reza Ch. A. Mamoribo menjelaskan, peristiwa ini bermula pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIT, ketika terduga pelaku Sertu S, anggota Provost Kodim 1702/Jayawijaya mendengar suara lemparan batu yang mengenai rumah dinasnya di Wamena. Baca juga: Oknum TNI Aniaya Warga di Jayawijaya, Korban Tewas“Berdasarkan keterangan awal dari terduga pelaku, aksi pelemparan ini dilakukan oleh korban, Frankly Kogoya yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) dan kerap menganggu ketertiban warga,” kata Reza dalam klarifikasi tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu malam.Reza menambahkan, sekitar pukul 10.00 WIT, korban kembali melakukan pelemparan kea rah rumah terduga pelaku, sehingga Sertu S kembali menghampiri korban dan diduga kembali pemukul korban sekali.Baca juga: Pangdam Cenderawasih Pastikan Tindak Tegas Oknum TNI yang Aniaya Warga hingga TewasReza menyatakan, peristiwa ini kemudian berlanjut pada pukul 15.40 WIT ketika Sertu S sedang menuju rumah rekannya bernama Dani yang tinggal di samping Kodim. Saat itu, tiba-tiba korban kembali mengikuti dan melempari terduga pelaku.“Setelah menerima lemparan selama kurang lebih 10-20 menit, terduga pelaku Sertu S meminjam senapan angin milik temannya dan melepaskan dua kali tembakan peringatan. Karena tidak diindahkan, maka pelaku kemudian menembak ke arah korban,” ujarnya.Reza mengatakan, korban sempat dilarikan ke RSUD Wamena di Kabupaten Jayawijaya, namun karena pemukulan dan luka tembak yang dialami korban menyebabkan ia meninggal dunia. “Sekitar pukul 22.00 WIT, kami menerima laporan dari Unit Intelijen mengenai peristiwa tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku Sertu S, selaku Dandim kami melaporkan kasus ini kepada Danrem 172/PWY untuk petunjuk lebih lanjut,” katanya. Reza menyatakan, beberapa jam kemudian pihaknya menerima kabar bahwa korban telah meninggal dunia di RSUD Wamena.“Hasil visum sementara menunjukkan adanya luka lebam akibat benda tumpul di beberapa bagian tubuh dan luka tembak dangkal di pinggang,” ujarnya.Kini, Sertu S sudah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-31 07:17