Streamer Resbob Sempat Berpindah-pindah Kota Sebelum Ditangkap di Semarang

2026-01-15 04:19:55
Streamer Resbob Sempat Berpindah-pindah Kota Sebelum Ditangkap di Semarang
TANGERANG, - Polisi menyebut streamer media sosial berinisial MAF (25) alias Resbob sempat berpindah-pindah kota saat proses penangkapan pada Jumat sebelum akhirnya ditangkap di Semarang, Jawa Tengah."Yang bersangkutan kebetulan berpindah-pindah kota, dari mulai Surabaya kemudian ke Surakarta dan terakhir kita tangkap di Semarang," ujar Direktur Reserse Siber Polda Jawa Barat Kombes Resza Ramadianshah di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Senin ,Penangkapan terhadap Resbob dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait konten video yang dinilai menghina salah satu suku di Indonesia, yaitu suku Sunda.Baca juga: YouTuber Resbob Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Ujaran KebencianMenurut Resza, Resbob ditangkap di sebuah desa di Semarang, Jawa Tengah, saat bersembunyi di sebuah pendopo setempat."Ini kita tangkapnya tadi di desa, tidak di rumah tapi seperti pendopo. Dia Bersembunyi, berupaya untuk menyembunyi," kata dia.Atas perbuatannya, polisi menjerat Resbob dengan Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun.Diketahui, kasus ini mencuat setelah beredar rekaman siaran langsung yang memperlihatkan Resbob melontarkan ujaran kebencian terhadap pendukung Persib Bandung, Viking, serta masyarakat Sunda.Rekaman tersebut viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari warganet.Banyak netizen menilai pernyataan tersebut telah melukai perasaan masyarakat Jawa Barat dan berpotensi memicu konflik sosial.Baca juga: Streamer Resbob Ditangkap di Semarang, Langsung Dibawa ke Polda JabarWakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, turut mengecam keras pernyataan yang disampaikan streamer tersebut. Ia menilai ujaran tersebut telah melampaui batas toleransi.“Saya berharap kepolisian segera menangkap orang tersebut karena ini sudah SARA dan bisa memecah belah bangsa,” ujar Erwan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-15 04:13